Peningkatan daya saing IKM menjadi urgensi penting di tengah persaingan pasar dan tuntutan adaptasi terhadap perubahan lingkungan bisnis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja bisnis, akses informasi, dan inovasi serta menguji pengaruh akses informasi dan inovasi terhadap kinerja bisnis pada IKM gula aren di Kabupaten Bone Bolango. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 77 responden yang dipilih dari populasi 334 pelaku usaha menggunakan rumus Slovin. Data dikumpulkan melalui kuesioner, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan analisis deskriptif dan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja bisnis, akses informasi, dan inovasi berada pada kategori cukup baik, sehingga masih perlu dioptimalkan. Secara simultan, akses informasi dan inovasi berpengaruh signifikan terhadap kinerja bisnis, sedangkan secara parsial hanya inovasi yang berpengaruh signifikan dan menjadi faktor dominan dalam meningkatkan kinerja bisnis. Hal ini menunjukkan bahwa keberhasilan usaha lebih ditentukan oleh kemampuan pelaku dalam mengimplementasikan inovasi secara efektif. Oleh karena itu, direkomendasikan agar pelaku IKM gula aren di Kabupaten Bone Bolango meningkatkan kapasitas inovasi, baik dalam produk, proses, maupun pemasaran, serta memanfaatkan akses informasi secara lebih optimal untuk mendukung pengambilan keputusan dan daya saing usaha.