Asep Rahmatulloh
Dosen Program Pascasarjana, Universitas Islam Internasional Darullughah Wadda'wah (UII Dalwa), Pasuruan, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

MODEL PENELITIAN PSIKOLOGI DAN PENDIDIKAN BERBASIS ISLAMIC WORLDVIEW: INTEGRASI PENDIDIKAN AGAMA DAN POLA ASUH KELUARGA DALAM PENGEMBANGAN SOSIAL-EMOSIONAL ANAK Abdulloh Faqih; Asep Rahmatulloh
Ar-Rasyid: Jurnal Publikasi Penelitian Ilmiah Vol. 2 No. 8 (2026): Ar-Rasyid: Jurnal Publikasi Penelitian Ilmiah (Agustus 2026)
Publisher : PT. Saha Kreasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64788/ar-rasyid.v2i8.472

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkonstruksi model penelitian psikologi dan pendidikan Islam yang berlandaskan Islamic Worldview melalui integrasi Pendidikan Agama Islam (PAI), Social-Emotional Learning (SEL), dan pola asuh keluarga. Krisis karakter dan dekadensi moral pada anak usia dasar dan usia dini sering kali bersumber dari dikotomi antara pendidikan formal di sekolah dan pola pengasuhan di rumah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus sintetik-komparatif. Data dihimpun dari wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumentasi di lembaga pendidikan dan keluarga Muslim. Analisis data mengombinasikan teknik tematik Miles dan Huberman dengan analisis kerangka psikologi keislaman. Hasil penelitian merumuskan Model Integratif Psikologi-Pendidikan Islam (Islamic Socio-Emotional Research Model) yang berdiri di atas tiga pilar utama: (1) Pembiasaan Ibadah dan Ruhiyah (Tarbiyah Ruhiyah), (2) Keteladanan Berbasis Rahmah dan Adab (Uswah Hasanah), dan (3) Penguatan Regulasi Emosi serta Autentisitas Sosial berbasis Aqidah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi antara kurikulum PAI berpendekatan Social-Emotional Learning (SEL) di madrasah dan pola asuh Islami di rumah secara signifikan membentuk regulasi emosi, empati, dan resiliensi moral anak. Implikasi teoretis penelitian ini memperkaya Teori Ekologi Bronfenbrenner dan Psikologi Perkembangan Erikson melalui penanaman nilai spiritualitas tauhid sebagai mikrosistem utama.