Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Kepemimpinan Partisipatif dan Komunikasi Internal terhadap Organizational Citizenship Behavior (OCB) Pegawai Sekretariat Daerah Kota Parepare Nur Afni; Parman Parman; Rusmin Rusmin
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.12972

Abstract

Organisasi pemerintahan membutuhkan sumber daya manusia yang tidak hanya mampu menjalankan tugas formal sesuai dengan tanggung jawabnya, tetapi juga memiliki perilaku kerja sukarela yang mendukung efektivitas organisasi. Perilaku tersebut dikenal sebagai Organizational Citizenship Behavior (OCB), yaitu perilaku individu yang dilakukan secara sukarela di luar kewajiban formal pekerjaan namun memberikan kontribusi positif terhadap organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kepemimpinan partisipatif dan komunikasi internal terhadap Organizational Citizenship Behavior (OCB) pegawai Sekretariat Daerah Kota Parepare.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jumlah sampel sebanyak 118 pegawai. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner, sedangkan analisis data menggunakan aplikasi SPSS versi 25 melalui pengujian validitas, reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, uji parsial (uji t), uji simultan (uji F), dan koefisien determinasi (R²). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan partisipatif memiliki hubungan positif terhadap Organizational Citizenship Behavior (OCB), namun tidak berpengaruh signifikan secara statistik dengan nilai signifikansi 0,115. Sementara itu, komunikasi internal terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap OCB dengan nilai signifikansi 0,000. Secara simultan, kepemimpinan partisipatif dan komunikasi internal berpengaruh signifikan terhadap OCB dengan nilai F hitung sebesar 31,008 dan nilai signifikansi 0,000. Nilai koefisien determinasi menunjukkan bahwa kedua variabel independen mampu menjelaskan 35% variasi OCB pegawai. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan perilaku OCB pegawai Sekretariat Daerah Kota Parepare lebih banyak dipengaruhi oleh kualitas komunikasi internal dibandingkan dengan kepemimpinan partisipatif. Oleh karena itu, organisasi perlu memperkuat sistem komunikasi yang terbuka, efektif, dan dua arah untuk meningkatkan keterlibatan serta perilaku positif pegawai.