Akhmad Ferry Saputra
Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi IBMT Surabaya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Work-Life Balance Dan Lingkungan Kerja Terhadap Kepuasan Kerja Karyawan Generasi Z Di Surabaya Akhmad Ferry Saputra; Suyono Suyono; Anis Fitriyasari
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.13080

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui “Pengaruh Work-Life Balance dan Lingkungan Kerja Terhadap Kepuasan Kerja Karyawan Generasi Z di Surabaya ”. Generasi Z sebagai angkatan kerja terbaru memiliki karakteristik yang berbeda dibandingkan generasi sebelumnya, terutama dalam hal keseimbangan antara kehidupan kerja dan kehidupan pribadi serta preferensi terhadap lingkungan kerja yang nyaman dan fleksibel. Oleh sebab itu, penelitian ini dilakukan untuk memberikan rekomendasi kepada perusahaan agar dapat lebih memperhatikan kebijakan untuk karyawan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan tujuan untuk menjelaskan hubungan antarvariabel dalam populasi. Data dikumpulkan melalui studi pustaka, kuesioner. Sampel penelitian mencakup sekitar daerah Surabaya sebanyak 100 responden, dipilih menggunakan metode probabilitas sampling. Instrumen kuesioner diukur menggunakan skala Likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Work-Life Balance memiliki pengaruh positif terhadap Kepuasan Kerja, di mana semakin baik keseimbangan antara kehidupan kerja dan pribadi, maka semakin tinggi tingkat Kepuasan Karyawan. Lingkungan Kerja juga terbukti berpengaruh positif terhadap Kepuasan Kerja, terutama dari aspek kenyamanan, hubungan antar rekan kerja, serta fasilitas kerja. Secara simultan, kedua variabel tersebut memberikan kontribusi yang signifikan terhadap peningkatan Kepuasan Kerja Karyawan Generasi Z di Surabaya. Dengan demikian, perusahaan perlu mempertimbangkan kebijakan yang mendukung keseimbangan kerja serta menciptakan lingkungan kerja yang kondusif untuk meningkatkan kepuasan kerja. Hal ini penting guna mempertahankan karyawan Generasi Z dan meningkatkan kinerja organisasi secara keseluruhan.