Eileen Fairuzil Izdihar
Poltekkes Kemenkes Malang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Pola Makan dengan Status Gizi Balita Usia 3-5 Tahun di Puskesmas Watukenongo Kabupaten Mojokerto Eileen Fairuzil Izdihar; Nurul Pujiastuti; Arief Bachtiar; Joko Wiyono
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.1092

Abstract

Status gizi balita merupakan indikator penting untuk menilai kualitas kesehatan dan potensi perkembangan anak pada masa mendatang. Ketidakseimbangan asupan zat gizi dapat menyebabkan gangguan pertumbuhan, peningkatan risiko penyakit, serta penurunan fungsi kognitif. Untuk menganalisis hubungan antara pola makan dan status gizi balita usia 3–5 tahun di wilayah kerja Puskesmas Watukenongo Kabupaten Mojokerto. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Seluruh populasi, yaitu 100 balita usia 3–5 tahun, dijadikan sampel melalui teknik total sampling. Pola makan dinilai menggunakan metode food recall 2×24 jam, sedangkan status gizi dihitung berdasarkan indikator IMT/U menggunakan standar Z-Score WHO. Data dianalisis menggunakan uji Rank Spearman untuk mengetahui hubungan kedua variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar balita memiliki pola makan baik (57%) dan status gizi baik (57%). Uji Spearman’s rho menghasilkan koefisien korelasi r = 0,972 dengan nilai p < 0,001, yang menandakan adanya hubungan yang sangat kuat dan signifikan antara pola makan dan status gizi balita. Penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar balita memiliki pola makan dan status gizi yang baik, dan terdapat keterkaitan bahwa pola makan yang teratur, beragam, dan sesuai kebutuhan berperan penting dalam membentuk status gizi balita usia 3–5 tahun