Tryos Iqbal Zusyam
Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Edukasi Melalui Video Animasi Tentang Dampak Penggunaan Gadget Terhadap Durasi Screen time Pada Anak Tryos Iqbal Zusyam; Nurul Pujiastuti; Rudi Hamarno; Hurun Ain
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.1322

Abstract

Latar Belakang: Durasi screen time anak prasekolah terus meningkat akibat mudahnya akses terhadap gadget dan minimnya edukasi penggunaan yang sehat. Edukasi melalui video animasi dinilai efektif karena penyampaiannya yang menarik dan mudah dipahami anak, sehingga berpotensi membantu menurunkan durasi screen time. Tujuan: Tujuan penelitian yaitu ntuk mengetahui pengaruh edukasi melalui video animasi terhadap durasi screen time pada anak di TK Kusuma Mulia VI Rembang II. Metode: Penelitian ini menggunakan desain quasi eksperimen dengan rancangan pretest-posttest control group. Sampel berjumlah 50 anak yang dibagi menjadi kelompok perlakuan (n=25) dan kelompok kontrol (n=25). Pengukuran durasi screen time menggunakan kuesioner yang diisi orang tua. Analisis data dalam kelompok menggunakan uji Wilcoxon Signed Ranks Test, sedangkan perbedaan antar kelompok dianalisis dengan uji Mann-Whitney U. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan penurunan signifikan durasi screen time pada kelompok perlakuan setelah diberikan edukasi melalui video animasi (p = 0. 014). Sebaliknya, kelompok kontrol tidak mengalami perubahan bermakna antara pretest dan posttest (p = 0.317). Hasil uji Mann-Whitney U menunjukkan perbedaan signifikan antara kedua kelompok pada hasil posttest (p = 0.029), di mana durasi screen time kelompok perlakuan lebih rendah dibandingkan kelompok kontrol. Kesimpulan: Edukasi melalui video animasi efektif menurunkan durasi screen time pada anak prasekolah. Media audiovisual direkomendasikan sebagai strategi edukasi di sekolah dan komunitas untuk mendorong perilaku penggunaan gadget yang lebih sehat pada anak.