Stroke merupakan gangguan neurologis yang terjadi akibat terganggunya aliran darah ke otak sehingga menimbulkan kerusakan jaringan otak dan berbagai gangguan fisik, psikologis, maupun sosial. Pada lansia, stroke dapat menyebabkan kelemahan anggota gerak, gangguan komunikasi, serta ketergantungan dalam aktivitas sehari-hari sehingga memerlukan asuhan keperawatan komprehensif dengan pendekatan service excellent. Tujuan studi kasus ini adalah melaksanakan manajemen asuhan keperawatan gerontik yang service excellent pada Ny. N dengan stroke iskemik di UPTD Pelayanan Sosial Lanjut Usia Binjai Dinas Sosial Provinsi Sumatera Utara Tahun 2026. Metode penelitian adalah studi kasus deskriptif dengan pendekatan proses keperawatan meliputi pengkajian, penegakan diagnosis, perencanaan, implementasi, dan evaluasi. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan studi dokumentasi selama tiga hari perawatan. Hasil pengkajian menunjukkan Ny. N mengalami kelemahan tubuh sisi kiri, bicara pelo, dan ketergantungan total pada indeks Katz. Tiga diagnosa keperawatan ditegakkan yaitu gangguan mobilitas fisik, gangguan komunikasi verbal, dan defisit perawatan diri. Intervensi meliputi latihan Range of Motion (ROM), latihan komunikasi, bantuan aktivitas sehari-hari, edukasi, dan penerapan service excellent. Evaluasi menunjukkan peningkatan kemampuan mobilisasi, komunikasi verbal, serta perawatan diri, dengan penurunan tekanan darah dari 160/100 mmHg menjadi 140/90 mmHg. Kesimpulan penerapan asuhan keperawatan gerontik dengan pendekatan service excellent dan latihan ROM mampu membantu meningkatkan kondisi fisik serta kemandirian pasien stroke iskemik.