Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

MANAJEMEN KOMUNIKASI ANTARA KEPALA OPERASIONAL DAN BAGIAN KOMERSIAL TERHADAP KEBERHASILAN DI PT ANGKASA PURA Azaria Suci Fernada; Fadia Rizki Halimah; Humam Maulana Reswara; Nael Rahmanidas Fariansyah; Muhammad Fikri Al Anshory; Isna Siskawati
Ahsan: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Vol 5 No 1 (2026)
Publisher : Program Studi Manajemen Dakwah Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen komunikasi antara Kepala Operasional dan bagian Komersial di PT Angkasa Pura dalam mendukung keberhasilan pelaksanaan program kerja organisasi. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif untuk memahami fenomena komunikasi organisasi secara mendalam melalui pengamatan terhadap interaksi, koordinasi, dan pertukaran informasi yang terjadi antarbagian dalam perusahaan. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam (in-depth interview), observasi non-partisipan, dan studi dokumentasi dengan informan yang dipilih secara purposive sampling, meliputi Kepala Operasional, manajer bagian Komersial, dan staf yang terlibat langsung dalam koordinasi antardivisi. Analisis data menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana (2014), mencakup pengumpulan data, kondensasi, penyajian, dan penarikan kesimpulan, dengan keabsahan data yang dijamin melalui triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Temuan menunjukkan bahwa komunikasi antardivisi di PT Angkasa Pura terutama terjadi ketika unit operasional membutuhkan informasi terkait kontrak untuk proyek yang akan datang, menggunakan WhatsApp untuk komunikasi internal serta Zoom atau Google Meeting untuk pihak eksternal. Pola komunikasi cenderung informal untuk mendorong keterbukaan dan mengurangi hambatan hierarki. Meskipun koordinasi umumnya efektif, hambatan seperti ketidaklengkapan penerimaan informasi akibat ketidakhadiran peserta dan gangguan internet teridentifikasi. Untuk memitigasi miskomunikasi, organisasi menerapkan mekanisme pengecekan ulang melalui distribusi notulen rapat dan evaluasi mingguan rutin