Kanaya Aisyah Dina
Universitas Negeri Medan

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PERAN KRITIS EMISIVITAS SEBAGAI FAKTOR INTERFERENSI DALAM AKURASI PENGUKURAN TERMOMETER Gilbert Situmorang; Soha Khairunnisa Siregar; Raja Khairani; Reiphandy Ananda Purba; Kanaya Aisyah Dina; Habibi Azka Nasution; Winsyahputra Ritonga
OPTIKA: Jurnal Pendidikan Fisika Vol. 10 No. 2 (2026): OPTIKA: Jurnal Pendidikan Fisika (in press Desember 2026)
Publisher : Department of Physics Education, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Flores

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/optika.v10i2.8181

Abstract

Termometer merupakan instrumen fundamental dalam pengukuran suhu yang digunakan di berbagai bidang sains, teknologi, industri, dan kesehatan. Kajian ini bertujuan mengevaluasi kinerja berbagai jenis termometer, menganalisis faktor-faktor interferensi pengukuran suhu, serta menegaskan peran kritis emisivitas (?) sebagai parameter yang bersifat lintas teknologi dalam mempengaruhi akurasi instrumen, khususnya termometer inframerah. Metode yang digunakan adalah tinjauan sistematis terhadap 22 artikel ilmiah terindeks internasional (2021–2025) menggunakan protokol PRISMA dengan sintaks Boolean search pada basis data PubMed, Scopus, Frontiers, MDPI, dan arXiv. Hasil kajian menunjukkan termometer bekerja berdasarkan empat prinsip fisika: pemuaian termal, perubahan hambatan listrik, efek termoelektrik, dan radiasi inframerah. Faktor interferensi dikelompokkan menjadi: (1) faktor lingkungan, (2) faktor instrumental, (3) faktor teknis penggunaan, dan (4) faktor karakteristik objek ukur, di mana emisivitas permukaan menjadi variabel dominan yang menghubungkan keempat kelompok faktor tersebut. Kajian menegaskan tidak ada jenis termometer yang unggul di semua kondisi; pemilihan instrumen harus mempertimbangkan karakteristik emisivitas objek, kondisi lingkungan, dan akurasi yang dipersyaratkan secara simultan. Matriks rekomendasi dan kerangka kompensasi emisivitas yang dihasilkan diharapkan berkontribusi sebagai panduan praktis dalam perancangan sistem sensor suhu cerdas berbasis IoT.