Gede Ema Riawan
Universitas Panji Sakti Singaraja

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penerapan Teori Konseling Analisis Transaksional untuk Meningkatkan Self-Affiliation Siswa SMP Negeri 1 Seririt Rofi'ud Darojatin Nisaa; Gede Danu Setiawan; Gede Ema Riawan
DA'WA: Jurnal Bimbingan Penyuluhan & Konseling Islam Vol. 5 No. 2 (2026): February
Publisher : IAI Miftahul Ulum Pamekasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36420/gf8w1671

Abstract

Penelitian ini termasuk penelitian kuantitatif dengan tujuan mengetahui efektivitas penerapan teori konseling Analisis Transaksional dalam meningkatkan self-affiliation siswa kelas VIII A di SMP Negeri 1 Seririt tahun pelajaran 2024/2025. Teori yang dipakai pada kajian ini yakni Teori Konseling Analisis Transaksional yang dikembangkan oleh Eric Berne, yang menekankan pentingnya pemahaman terhadap Ego state (Parent, Adult, dan Child) serta pola komunikasi antarindividu untuk membentuk interaksi sosial yang sehat. Desain penelitian ini yakni One Group Pretest-Posttest Design, dengan sampel sejumlah 5 siswa yang menunjukkan tingkat self-affiliation rendah berdasarkan hasil pretest. Instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner self-affiliation yang disusun berdasarkan indikator interaksi sosial, pengakuan diri, empati, kesetiaan, dan sikap terbuka terhadap pendapat orang lain. Analisis data dilakukan mempergunakan uji t (t-test) melalui SPSS 16.00. Temuan dari kajian ini adalah adanya peningkatan skor self-affiliation secara signifikan, yaitu dari rata-rata pretest sebesar 124,40 menjadi 155,20 pada posttest. Hasil uji t mendapatkan angka signifikansi 0,000 lebih rendah daripada 0,05 dengan makna adanya perbedaan signifikan sebelum dan sesudah perlakuan. Kesimpulannya adalah penerapan teori konseling Analisis Transaksional efektif dalam meningkatkan self-affiliation siswa. Pendekatan ini membantu siswa memahami diri sendiri, memperbaiki pola komunikasi interpersonal, serta membentuk hubungan sosial yang lebih sehat dan mendukung perkembangan emosional mereka.