Noura Aulya Damayanti
Universitas Trunojoyo Madura

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN STAD TERHADAP KEMAMPUAN BERHITUNG PERKALIAN DAN PEMBAGIAN PADA SISWA KELAS V SDN BILAPORAH 1 BANGKALAN Adinda Putri Septia Ningsih; Nor Aida Amalia Putri; Noura Aulya Damayanti; Indrastuti Ratih Fidila; M Nur Afifudin Dwi Maulana; Ahmad Sudi Pratikno
Jurnal Binagogik Vol. 12 No. 2 (2025): JURNAL BINAGOGIK
Publisher : LPPM Universitas Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The research's background is the low learning outcomes of fifth-grade students and the often teacher-centered teaching methods, especially for mathematics, using the lecture method. Fifth-grade students should master multiplication and division skills at the elementary school level. The purpose of this study was to examine the effect of the STAD learning model on fifth-grade students' multiplication and division skills at SDN Bilaporah 1 Bangkalan. This study employed a quantitative approach using a Quasi-Experimental Non-Randomized Pretest-Posttest Control Group Design. Random sampling was used for sampling. Data collection techniques included interviews, observation, and documentation. Forty-one fifth-grade students were selected as subjects. Data analysis techniques included the Normality Test, the Homogeneity Test, and the Independent T-test. The results showed that the STAD model was implemented effectively. Based on the results of the independent t-test, it was found that the results obtained at a 2-tailed significance value, namely 0.000 < 0.05, then Ho is rejected and Ha is accepted. In line with the Basis for Decision Making in the Independent Sample Test, if the significance value (2-tailed) < 0.05, then Ho is rejected, and Ha is accepted. The results showed a significant difference between the class that used the STAD model and the class that did not use the STAD model in the ability to calculate multiplication and division.
Penguatan Kemampuan Numerasi dan Keterampilan Proses Sains Melalui Pendekatan Ethnomathscience Pada Kelompok Kerja Guru Sekolah Dasar Isna Ida Mardiyana; Rika Wulandari; Sigit Susanto Putro; Diana Susilowati; Noura Aulya Damayanti; Nina Rosiana; Roukhil Ummu Hani'; Fadilatul Fitriyah; Andini Wulan Cahyani; Virna Dwi Agustin
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 10 No 3 (2026): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v10i3.29022

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat kemampuan numerasi dan keterampilan proses sains (KPS) guru sekolah dasar yang tergabung dalam Kelompok Kerja Guru (KKG) Guslah IV Kabupaten Bangkalan. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh hasil rapor pendidikan yang menunjukkan bahwa lebih dari separuh sekolah di kelompok tersebut memiliki capaian numerasi siswa pada kategori sedang, yang disebabkan oleh keterbatasan refleksi pembelajaran dan kurangnya inovasi dalam praktik mengajar. Program ini dirancang untuk memberdayakan guru melalui kegiatan sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan penerapan pendekatan Ethnomathscience yang mengintegrasikan konteks budaya lokal ke dalam pembelajaran matematika dan sains menggunkan model yang merujuk pada prinsip Participatory Action Research (PAR) yang menekankan keterlibatan langsung peserta melalui siklus tindakan reflektif meliputi tahapan identifikasi masalah, perencanaan, implementasi, observasi, dan refleksi. Kegiatan dilaksanakan di KKG Guslah IV Kabupaten Bangkalan yang terdiri atas 8 sekolah di Kecamatan Bangkalan dengan jumlah peserta 50 orang meliputi kepala sekolah, guru matematika serta guru IPAS dari masing-masing sekolah di KKG Guslah IV. Tim pengabdi berjumlah 8 orang yang terdiri atas 2 orang dosen PGSD, 1 orang dosen Teknik Informatika, beserta 5 orang mahasiswa PGSD. Kegiatan meliputi lokakarya, penyusunan modul ajar, penerapan di kelas, serta evaluasi reflektif. Hasil pelaksanaan menunjukkan berdasarkan evaluasi sumatif, yaitu 92% guru telah memahami pendekatan ethnomathscience dan 96% guru mampu mengimplementasikan langkah-langkah pembelajaran berbasis budaya secara mandiri serta membangun lingkungan belajar yang kaya teks dan kontekstual. Hasil tersebut telah melampaui target minimal 90% peserta yang ditetapkan sehingga tercipta lingkungan belajar yang lebih kontekstual dan bermakna. Secara keseluruhan, program ini berhasil meningkatkan kapasitas guru dalam menerapkan pembelajaran inovatif dan kontekstual untuk memperkuat kemampuan numerasi dan KPS siswa.