Wanda Mitra Nugraha
Universitas Muhammadiyah Surakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Upaya Pendekatan Kedokteran Keluarga pada Seorang Wanita Usia 58 Tahun dengan Tuberkulosis Disertai Hipertensi dan Diabetes Melitus Yoga Prasadja; Wanda Mitra Nugraha; Gefeira Otiratu; Atika Fatwa Yukhabilla; Tasya Rasyidah; Ida Dwi Rahmawati; Anika Candrasari
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta 2023: Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (Thalam
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tuberkulosis adalah suatu penyakit kronik menular yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Secara global pada tahun 2016 terdapat 10,4 juta kasus insiden TBC (CI 8,8 juta – 12, juta) yang setara dengan 120 kasus per 100.000 penduduk. Lima negara dengan insiden kasus tertinggi yaitu India, Indonesia, China, Philipina, dan Pakistan. Sebagian besar estimasi insiden TBC pada tahun 2016 terjadi di Kawasan Asia Tenggara (45%)—dimana Indonesia merupakan salah satu di dalamnya—dan 25% nya terjadi di kawasan Afrika (KEMENKES RI, 2018). Kami melaporkan kasus tuberkulosis dengan diabetes melitus tipe 2 dan hipertensi pada Ny. S. Keluhan yang dirasakan Ny. S adalah batuk lama yang tak kunjung sembuh. Keluarga Ny. S merupakan keluarga dengan fungsi holistik yang cukup baik, penilaian fungsi fisiologis menggunakan APGAR Family Ny. K didapatkan skor 10 dimana dapat disimpulkan bahwa nilai fisiologis keluarga Ny. S adalah keluarga sangat fungsional. Penilaian fungsi patologis menggunakan SCREEM didapatkan ekonomi yang tergolong cukup, riwayat pendidikan tidak bersekolah dan memiliki BPJS dan sering berkunjung ke fasilitas kesehatan. Prioritas masalah pada Ny. K yaitu rendahnya tingkat pengetahuan terhadap penyakit yang diderita sehingga pasien perlu dilakukan edukasi secara menyeluruh meliputi promotif, preventif, kuratif serta rehabilitatif.
Wanita Usia 63 Tahun dengan Bell’s Palsy: Laporan Kasus Wanda Mitra Nugraha; Titian Rakhma
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta 2024: Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (Thalam
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bell's palsy merupakan kelemahan atau kelumpuhan saraf perifer wajah (nervus fasialis) yang terjadi secara akut, dan unilateral. Kami melaporkan kasus seorang wanita berusia 63 tahun datang dengan keluhan bibir mencong ke kanan sejak 4 hari yang lalu. Keluhan tersebut muncul secara tiba-tiba pada pagi hari setelah bangun tidur dan diketahui ketika pasien kesulitan untuk berkumur. Pasien juga mengeluhkan mata kiri tidak bisa menutup sempurna, sehingga terasa perih dan berair. Sisi wajah sebelah kiri terasa tebal, dan kaku. Pasien memiliki kebiasaan tidur di lantai dan menggunakan kipas angin yang langsung diarahkan ke wajah dengan volume kencang. Pada pemeriksaan Nervus Fasialis didapatakan asimetris pada pada saat pasien menutup mata, mengembungkan pipi, menyeringai, mengangkat alis, dan mengerutkan dahi, baik pada saat diam maupun bergerak. Ditemukan lagoftalmus sinistra (+) dan fenomena bell (+). Penatalaksanaan diberikan terapi prednisone tablet 5 mg 3x4 selama 7 hari, mecobalamin 3x500 mcg, artificial tears 3xgtt II os, dan lansoprazol 1x30 mg sebelum makan. Terapi non medikamentosa berupa elektrostimulasi, masase wajah dan mirror therapy. Prognosis pada pasien ini adalah dubia ad bonam.