Putri Rahayu Warseno
Universitas Muhammadiyah Surakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Anak Usia 5 Tahun dengan Diare Akut Dehidrasi Ringan Sedang: Laporan Kasus Putri Rahayu Warseno; S Sudarmanto; Syah Fillia Nurul Maslahah; Izzah Tsaqoofah Jati
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta 2024: Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (Apgar)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diare akut adalah buang air besar lebih dari 3 kali dalam sehari, disertai perubahan konsistensi tinja menjadi cair dengan atau tanpa lendir dan darah yang berlangsung kurang dari satu minggu. Diare masih merupakan penyebab kematian utama di dunia menempati urutan ketiga sebagai penyebab kematian terbanyak untuk anak-anak dibawah lima tahun setelah Pneumonia dan penyakit bawaan. WHO melaporkan pada tahun 2017 terdapat 1,7 miliar angka kejadian kasus diare secara global di seluruh dunia. Berdasarkan derajat dehidrasinya dapat dibagi menjadi Diare tanpa dehidrasi, diare dehidrasi ringan sedang, dan diare dehidrasi berat. Menurut IDAI diare dapat disebabkan oleh Infeksi baik itu oleh virus, bakteri dan parasit. Virus, terutama Rotavirus merupakan penyebab utama (60-70%) diare infeksi pada anak, sedangkan sekitar 10-20% adalah bakteri seperti bakteri E coli, aeromonas hydrophila dan kurang dari 10% adalah parasit seperti giardia lamblia, dan trichuris trichiura. Kami melaporkan seorang anak laki-laki berusia 5 tahun dengan keluhan muntah sebanyak 10x dan BAB cair. Berdasarkan keluhan dan pemeriksaan fisik pasien didiagnosis diare akut dengan dehidrasi ringan-sedang dan mendapatkan tatalaksana Infus D5 ½ NS 12 tpm, injeksi cefotaxime 3x300, injeksi Ondansentron 3x1/3 ampul, Zinc syr 1x1 cth, L Bio dan Ambroxol syr 3x1 cth.
Laporan Kasus: Seorang Wanita 33 Tahun dengan Asma Bronkial Eksaserbasi Akut disertai Obesitas Syah Fillia Nurul Maslahah; Ida Nurromdoni; Izzah Tsaqoofah Jati; Reza Khairunnisa; Putri Rahayu Warseno
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta 2024: Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (Apgar)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Asma menjadi penyebab kematian keempat di Indonesia pada tahun 2017. Asma merupakan penyakit inflamasi kronis saluran nafas dengan hiperaktivitas dan obstruksi bronkus. Pasien berusia 33 tahun datang ke IGD RSUD dr. Sayidiman Magetan dengan keluhan sesak nafas sejak 2 hari sebelumnya. Pasien memiliki riwayat penyakit asma sejak usia 5 tahun dan sering kambuh. Pasien memiliki riwayat alergi dingin dan debu. Pemeriksaan fisik didapatkan retraksi subcostal dan pada auskultasi paru terdengar suara wheezing yang meningkat di akhir ekspirasi dan ronkhi di kedua lapang paru pasien. Pemeriksaan laboratorium didapatkan peningkatan kadar leukosit, gula darah sewaktu, bilirubin direk, kreatinin, dan peningkatan asam urat. Hasil USG abdomen adalah fatty liver dan kolelithiasis multipel. Pasien didiagnosis dengan asma bronkial eksaserbasi akut disertai obesitas. Pasien diberikan terapi oksigen 3 lpm dengan nasal canul, infus NaCl 20 tpm, diphenhidramin injeksi 10 mg/ 24 jam, cefoperazone injeksi 1 gr/ 12 jam, dexametasone injeksi 1 gr/ 12 jam, solvinex injeksi 2 mg/ 12 jam, pantoprazole injeksi 40 mg/ 24 jam, nebulasi ventolin dan meprovent 2,5 mg/ 6 jam. Diberikan obat oral codein 10 mg, cetirizine 10 mg, metylprednisolone 2 mg, salbutamol 1 mg, dan aminophilin 50 mg. Prognosis pada kasus ini adalah dubia ad bonam.