Nabila Cahyani
Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan antara Social Comparison dengan Body Image pada Remaja Akhir Pengguna TikTok Nabila Cahyani; Kus Hanna Rahmi; Sarita Candra Merida
Studia : Journal of Humanities and Education Studies Vol. 1 No. 4 (2026): May: Studia: Journal of Humanities and Education Studies
Publisher : CV Edukastra Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66749/dvh3p338

Abstract

Paparan visual yang intens di TikTok berpotensi mendorong social comparison yang memengaruhi body image remaja akhir, namun penelitian terdahulu mengenai hubungan kedua variabel ini masih terbatas pada kelompok tertentu, seperti remaja putri, siswa satu sekolah, atau dewasa awal, dengan arah hubungan yang belum konsisten antarpenelitian. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara social comparison dengan body image pada remaja akhir usia 17 sampai 22 tahun pengguna aktif TikTok di Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi, sekaligus mengisi kekosongan kajian pada kelompok usia dan konteks platform tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan sampel 172 responden yang diambil melalui teknik convenience sampling. Pengukuran menggunakan skala social comparison dari Jones dan skala body image dari Cash dan Pruzinsky yang diisi secara daring melalui Google Form. Data dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman's rho karena data tidak berdistribusi normal. Hasil penelitian menunjukkan hubungan yang positif dan signifikan antara social comparison dengan body image (r = 0,657, p < 0,001), dengan mayoritas responden berada pada kategori social comparison rendah namun body image tinggi. Temuan ini mengindikasikan bahwa remaja akhir pengguna TikTok cenderung memaknai perbandingan sosial secara adaptif sehingga tetap mempertahankan persepsi positif terhadap tubuh dan penampilan dirinya, sekaligus memperkaya kajian social comparison pada konteks penggunaan media sosial berbasis video pendek.