Ismail Mohammad, Maula
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Hubungan Spasial Cakupan Imunisasi Dasar Lengkap dan Status Gizi Pada Kejadian Infeksi Saluran Pernapasan Akut Balita Di Kota Cirebon: Analysis of the Spatial Relationship between Complete Basic Immunization Coverage and Nutritional Status in the Incidence of Acute Respiratory Tract Infections in Toddlers in Cirebon City Nadiya Laura, Agista; Karmanto, Bambang; Ismail Mohammad, Maula; Khasanah, Lina
Jumantik Vol 13 No 1 (2026): JUMANTIK : Jurnal Mahasiswa dan Penelitian Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) masih menjadi masalah kesehatan utama pada balita. Prevalensi ISPA di Jawa Barat (44%) lebih tinggi dibandingkan angka nasional (34,2%), disertai ketimpangan cakupan imunisasi dan status gizi di Kota Cirebon. Penelitian ini bertujuan menganalisis keterkaitan spasial antara cakupan imunisasi dasar lengkap dan status gizi dengan kejadian ISPA pada balita di wilayah kerja Puskesmas Kota Cirebon tahun 2024. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain analitik deskriptif melalui pendekatan studi ekologis dan rancangan potong lintang (cross-sectional), menggunakan data sekunder dari 22 wilayah kerja Puskesmas. Analisis dilakukan menggunakan Global Moran’s I dan Local Indicators of Spatial Association (LISA) berbantuan GeoDa dan QGIS. Hasil menunjukkan tidak terdapat autokorelasi spasial global yang signifikan (p>0,05). Hubungan imunisasi dasar lengkap dengan ISPA signifikan secara statistik (p<0,05) namun lemah, sedangkan status gizi underweight tidak signifikan. Analisis lokal menunjukkan adanya klaster terbatas dan outlier di beberapa wilayah. Disimpulkan bahwa kejadian ISPA lebih dipengaruhi faktor lokal sehingga intervensi perlu difokuskan pada wilayah prioritas melalui penguatan imunisasi dan perbaikan gizi.