Keterampilan berpikir kritis merupakan salah satu keterampilan abad ke-21 yang penting dimiliki peserta didik. Namun, kemampuan berpikir kritis peserta didik di Indonesia masih tergolong rendah berdasarkan hasil Programme for International Student Assessment (PISA) tahun 2022, sementara pembelajaran yang masih berpusat pada guru menyebabkan peserta didik kurang aktif dalam membangun pengetahuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Elektronik Lembar Kerja Peserta Didik (E-LKPD) berbasis Guided Inquiry pada submateri pencemaran lingkungan yang valid, praktis, dan efektif untuk melatih keterampilan berpikir kritis peserta didik kelas X. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (Research and Development/R&D) yang menggunakan model 4D (Define, Design, Develop, dan Disseminate). Uji coba terbatas melibatkan 30 peserta didik kelas X di salah satu SMA Negeri di Sidoarjo. Data dikumpulkan menggunakan lembar validasi, lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran, angket respons peserta didik, dan tes keterampilan berpikir kritis, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa E-LKPD memperoleh persentase validitas sebesar 91,75% dengan kategori sangat valid. Kepraktisan produk ditunjukkan oleh persentase keterlaksanaan pembelajaran sebesar 98,84% dan respons peserta didik sebesar 93,67%, yang keduanya termasuk kategori sangat praktis. Selain itu, E-LKPD terbukti efektif ditunjukkan oleh peningkatan nilai rata-rata peserta didik dari 59,56 pada pretest menjadi 88,63 pada posttest, dengan ketuntasan belajar mencapai 100% dan nilai rata-rata N-Gain sebesar 0,70 yang termasuk kategori tinggi. Dengan demikian, E-LKPD berbasis Guided Inquiry pada submateri pencemaran lingkungan dinyatakan sangat valid, sangat praktis, dan efektif untuk melatih keterampilan berpikir kritis peserta didik kelas X.