Abstract. Eureka Canteen is a canteen located at Universitas Kristen Maranatha (UKM) Bandung. At that time, the kiosks in Eureka Canteen experienced a decline in sales, raising concerns that PT DSU, as the management of Eureka Canteen, might not continue the business cooperation for these kiosks. The decline in sales was possibly caused by consumer dissatisfaction with kiosk services. Therefore, it was necessary to measure consumer satisfaction through the distribution of questionnaires. The purpose of this community service program was to equip kiosk owners with the skills to create QR Codes from Google Forms questionnaires and to process questionnaire data stored in Google Sheets using Microsoft Excel, so that kiosk owners could identify consumer satisfaction levels and design strategies to improve sales. The training was conducted for 18 kiosk representatives in the computer laboratory of Grha Widya Maranatha. Pretest and posttest results were analyzed using N-Gain to assess training effectiveness and the Wilcoxon Signed Rank Test to determine significant differences between pretest and posttest. The results showed that the average score increased from 2.03 to 2.66 with an N-Gain of 0.65 (medium category). The Wilcoxon test yielded a significance value of p > 0.05, indicating a significant difference between before and after the training on the use of QR Code and processing questionnaire data with Microsoft Excel. Abstrak. Kantin Eureka merupakan kantin yang berlokasi di Universitas Kristen Maranatha (UKM) Bandung. Saat ini kios-kios di Kantin Eureka mengalami penurunan penjualan, dikhawatirkan kondisi penjualan tersebut mengakibatkan PT DSU selaku pengelola Kantin Eureka tidak melanjutkan kerjasama perpanjangan usaha kios-kios tersebut di Kantin Eureka. Penurunan penjualan kemungkinan disebabkan adanya ketidakpuasan konsumen terhadap layanan kios. Oleh karena itu perlu dilakukan pengukuran kepuasan dengan penyebaran kuesioner kepada konsumen. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk membekali para pemilik kios dengan keterampilan membuat QR Code dari hasil kuesioner Google Forms, dan mengolah data hasil kuesioner yang tersimpan di Google Sheets dengan Microsoft Excel, sehingga para pemilik kios dapat mengetahui tingkat kepuasan konsumen lalu merancang strategi untuk meningkatkan kembali penjualan. Pembekalan kepada 18 orang perwakilan kios dilakukan di laboratorium komputer Grha Widya Maranatha. Hasil pretest dan posttest dianalisis menggunakan N-Gain untuk melihat efektivitas pelatihan dan Wilcoxon Signed-Rank Test untuk mengetahui adanya perbedaan signifikan antara pretest dan posttest. Hasil perhitungan menunjukkan rata-rata skor meningkat dari 2,03 menjadi 2,66 dengan N-Gain 0,65 (kategori sedang). Hasil uji Wilcoxon menunjukkan signifikansi p value > 0,05, yang menjelaskan adanya perbedaan signifikan antara sebelum dan sesudah pelatihan tentang penggunaan QR Code serta pengolahan data kuesioner dengan Microsoft Excel.