Keselamatan kerja dalam proyek konstruksi repetitif menjadi perhatian utama karena tingginya tingkat risiko kecelakaan yang disebabkan oleh faktor-faktor tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor risiko keselamatan kerja dalam proyek repetitif melalui tinjauan literatur dari berbagai sumber akademik yang kredibel. Hasil analisis menunjukkan bahwa faktor risiko dalam proyek repetitif dapat dikategorikan menjadi tiga kelompok utama, yaitu faktor manusia, faktor lingkungan kerja, dan faktor manajerial. Faktor manusia mencakup kelelahan akibat pekerjaan yang berulang, rendahnya kesadaran terhadap prosedur keselamatan, serta tekanan waktu yang tinggi. Faktor lingkungan kerja meliputi perubahan kondisi lapangan, penggunaan alat berat secara terus-menerus, dan paparan terhadap kondisi cuaca ekstrem yang dapat memperbesar potensi kecelakaan. Sementara itu, faktor manajerial melibatkan kurangnya pengawasan, perencanaan keselamatan yang tidak optimal, serta keterbatasan pelatihan bagi pekerja. Analisis lebih lanjut menunjukkan bahwa interaksi antara faktor-faktor ini dapat meningkatkan potensi kecelakaan kerja secara signifikan, terutama dalam proyek repetitif yang memiliki durasi panjang dan melibatkan tenaga kerja dalam jumlah besar. Studi ini menegaskan pentingnya pendekatan sistematis dalam mengidentifikasi dan mengelola faktor risiko untuk meningkatkan keselamatan kerja. Dengan pemahaman yang lebih mendalam mengenai faktor-faktor risiko ini, strategi mitigasi dapat difokuskan pada peningkatan sistem manajemen keselamatan, optimalisasi jadwal kerja untuk mengurangi kelelahan, serta peningkatan pengawasan dan pelatihan keselamatan bagi pekerja. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi pengembangan kebijakan keselamatan yang lebih efektif dalam proyek konstruksi repetitif.