Hidayati
Program Studi Teknik Sipil Universitas Pertahanan Republik Indonesia

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

METODE PELAKSANAAN PERKERASAN KAKU PADA PROYEK JALAN TOL JAKARTA-CIKAMPEK II SELATAN PAKET 2A Gilbert Christado Purba; Hidayati; Imanuel Triando Bago
Jurnal Teknik SILITEK Vol. 5 No. 03 (2025)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/13yrdq54

Abstract

Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Selatan Paket 2A merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional yang bertujuan untuk mengurangi kemacetan di ruas tol utama Jakarta-Jawa Barat-Jawa Tengah, sekaligus meningkatkan konektivitas antarwilayah. Jalan tol ini menggunakan metode perkerasan kaku (rigid pavement), yang dipilih karena ketahanannya terhadap beban lalu lintas berat dan umur perencanaan yang lebih panjang dibandingkan dengan metode perkerasan lentur. Perkerasan kaku adalah metode perkerasan jalan yang menggunakan beton semen Portland (PCC) dengan ketahanan tinggi, yang banyak diterapkan pada proyek jalan tol. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis metode pelaksanaan perkerasan kaku pada Proyek Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Selatan Paket 2A. Tahapan pelaksanaan yang diamati meliputi pekerjaan persiapan, yang mencakup mobilisasi sumber daya, pengukuran/surveying, dan pembersihan lahan; pekerjaan tanah dasar untuk memastikan kestabilan dan daya dukung tanah; pekerjaan lapis fondasi dasar, yang terdiri dari capping layer dan drainage layer, untuk meningkatkan kekuatan dan stabilitas struktur jalan; pekerjaan lean concrete sebagai lantai kerja; dan pekerjaan perkerasan kaku seperti penulangan dan pengecoran beton; serta pekerjaan finishing, seperti grooving, cutting, dan penggunaan joint sealant untuk meningkatkan kualitas permukaan jalan. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa pelaksanaan seluruh tahapan telah dilakukan sesuai dengan spesifikasi teknis yang berlaku, memastikan kualitas dan ketahanan jalan tol yang optimal.
METODE PELAKSANAAN PEKERJAAN DIAPHRAGM WALL PADA PROYEK PEMBANGUNAN MRT JAKARTA FASE 2 PAKET CP 203 Rafi Ahmad Naufal; Hidayati
Jurnal Teknik SILITEK Vol. 6 No. 01 (2026)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/hwaftw76

Abstract

Pekerjaan konstruksi bawah tanah pada Proyek MRT Jakarta Fase 2 CP-203, khususnya di Stasiun Glodok–Kota, menuntut penerapan metode pelaksanaan yang efektif dan aman mengingat kondisi tanah lunak, muka air tanah yang tinggi, serta lingkungan perkotaan yang padat. Tujuan penelitian ini adalah mengevaluasi metode pelaksanaan diaphragm wall sebagai struktur penahan tanah sekaligus elemen permanen stasiun bawah tanah. Penelitian dilakukan melalui studi kasus lapangan, peninjauan metode konstruksi top-down, analisis tahapan pelaksanaan, identifikasi kendala teknis, serta evaluasi pengendalian mutu dan keselamatan kerja pada pekerjaan D-Wall. Hasil kajian menunjukkan bahwa metode top-down dengan diaphragm wall memberikan kinerja yang optimal dalam menjaga stabilitas galian, meminimalkan deformasi tanah, serta mendukung kelancaran pekerjaan struktur bawah tanah di area perkotaan padat. Temuan ini menegaskan bahwa metode tersebut sangat sesuai diterapkan pada proyek-proyek infrastruktur bawah tanah dengan karakteristik geoteknik yang serupa.
META-ANALISIS : ASPEK-ASPEK PEMICU PEMBENGKAKAN BIAYA (COST OVERRUN) DALAM PROYEK KONSTRUKSI Andrew Kolose Tua Lumban Tobing; Fernanda Rahmasari; Hidayati
Jurnal Teknik SILITEK Vol. 6 No. 01 (2026)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/ntzhx451

Abstract

Proyek konstruksi merupakan salah satu faktor yang berkontribusi besar terhadap pembangunan infrastruktur dan perekonomian negara, tetapi dalam pelaksanaannya dapat mengalami masalah pembengkakan biaya konstruksi (cost overrun). Hal ini dapat merugikan kontraktor maupun owner proyek. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis aspek-aspek pemicu pembengkakan biaya konstruksi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah meta-analisis dan untuk mendapatkan data statistiknya dilakukan dengan metode analisis statistik modus. Penelitian ini dilakukan dengan menganalisis 100 artikel dari penelitian terdahulu dalam kurun waktu 10 tahun terakhir. Hasil dari analisis tersebut didapatkan aspek-aspek pemicu pembengkakan biaya konstruksi dari yang paling banyak hingga yang paling sedikit secara berturut-turut yaitu desain dan kontrak; manajemen proyek; finansial; eksternal; material, alat, dan mesin; perencanaan dan jadwal; estimasi; konstruksi; dan tenaga kerja.