Hanifatun Mufidah
Universitas Muhammadiyah Surakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengembangan Formula Enteral (ENTELELA) berbasis Pangan Lokal Ikan Lele, Tempe, dan Labu Kuning bagi Ibu Hamil dengan Kekurangan Energi Kronis (KEK) Sulis Widiawati; Hanifatun Mufidah; Fitriani Mustikaningrum; Endang Nur Widyaningsih
Proceeding Seminar on Food and Dietetic 2026: Proceeding Seminar on Food and Dietetic
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan: Kekurangan Energi Kronis (KEK) pada ibu hamil masih menjadi masalah gizi di Indonesia yang berdampak pada risiko BBLR, prematuritas, hingga kematian ibu dan bayi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan formula enteral berbasis pangan lokal ikan lele, tempe kedelai, dan labu kuning (ENTELELA) serta membandingkannya dengan formula enteral komersial. Bahan dan Metode: Penelitian eksperimental dilakukan di laboratorium dengan menggunakan dua formula lokal (ENTELELA 1: 70:80:25; ENTELELA 2: 80:90:25) dan satu formula komersial sebagai pembanding. Uji yang dilakukan meliputi kandungan gizi, viskositas, osmolalitas, pH, kadar air, daya alir, intensitas warna, serta uji organoleptik oleh 15 panelis. Data dianalisis dengan uji statistik ANOVA menggunakan SPSS 26. Hasil: Formula ENTELELA 1 dan 2 memiliki energi (303 & 306 kkal/250 mL) dan protein (15,9-16,1 g/250 mL) lebih tinggi dibanding formula komersial (250 kkal/250 mL; 14 g/250 mL). Kandungan omega-3 pada formula lokal telah memenuhi kebutuhan ibu hamil, namun nilai viskositas (126-150 cP) dan osmolalitas (535-628 mOsmol/kg) lebih tinggi dari standar, sehingga menurunkan daya alir (0,95-1,14 cc/detik) dibanding formula komersial (2,17-2,50 cc/detik). Uji organoleptik menunjukkan penerimaan baik pada warna, tetapi skor lebih rendah pada aroma, tekstur, dan rasa dibanding formula komersial. Kesimpulan: Formula enteral berbahan pangan lokal memiliki potensi sebagai alternatif nutrisi ibu hamil KEK, namun diperlukan modifikasi formulasi dan pengolahan untuk meningkatkan mutu fisikokimia dan daya terima produk. Saran: penelitian lanjutan diperlukan untuk menurunkan viskositas dan osmolalitas agar sesuai standar klinis.
Pengembangan Pangan Lokal "NILETELA" (Nugget Ikan Lele, Tempe Kedelai, dan Labu Kuning) sebagai PMT bagi Ibu Hamil KEK Hanifatun Mufidah; Sulis Widiawati; Fitriana Mustikaningrum; Endang Nur Widiyaningsih
Proceeding Seminar on Food and Dietetic 2026: Proceeding Seminar on Food and Dietetic
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan: Pangan lokal termasuk labu, tempe kedelai, dan ikan lele dapat digunakan sebagai PMT untuk mengatasi masalah gizi pada ibu hamil dengan KEK. Makanan lokal sesuai dengan budaya dan pola konsumsi masyarakat setempat, memiliki kandungan gizi tinggi, mudah didapat, dan harganya terjangkau. Metode: penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (CRD) dengan dua (dua) perlakuan dan lima belas panelis semiterlatih untuk menganalisis kadar air, warna, penyerapan minyak, dan penerimaan formula diet khusus sebagai alternatif dalam upaya menemukan nutrisi bagi ibu hamil. Uji T Independen digunakan dalam pengujian statistik. Hasil: dengan skor rata-rata 4,13, yang termasuk dalam kategori suka, formula yang mengandung 80 gram ikan lele, 50 gram tempe kedelai, dan 50 gram labu menerima nilai penerimaan tertinggi dari aspek keseluruhan, yang meliputi parameter warna, aroma, tekstur, dan rasa. Simpulan: oleh karena itu, formula 2 nugget lebih disarankan berdasarkan semua faktor tersebut.