Khairunnisa Ariqah Sihombing
Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Tingkat Stres dengan Gangguan Siklus Menstruasi dan Dismenore pada Mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara selama Masa Pandemi COVID-19 Khairunnisa Ariqah Sihombing; Muhammad Jalaluddin Assuyuthi Chalil; Aidil Akbar; Des Suryani
JURNAL IMPLEMENTA HUSADA Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jih.v4i1.12711

Abstract

Abstrak: Pendahuluan: Stres fisik, mental, emosional, menyebabkan stres pada mahasiswi kedokteran. Stres akademik dan non-akademik merupakan faktor yang menjadi kontribusi meningkatnya tingkat stres pada mahasiswi. Mahasiswi dalam kelompok wanita usia reproduktif yang sudah menstruasi,memiliki  risiko untuk mengalami stress disebabkan Fakultas  Kedokteran memiliki lingkungan pembelajaran tuntutan yang tinggi dan penuh tekanan. Studi yang dilakukan di Arab Saudi tahun 2016 diperoleh sebuah korelasi positif terhadap tingkat stres dengan masalah menstruasi. Mahasiswi dengan tingkat stres yang tinggi mengalami peningkatan 2-8 kali mengalami dismenore. Masalah menstruasi seperti amenore (9,2%), dismenore (89,7), polimenore (13,2%), oligomenore (5,5%). Tingginya tingkat stress menjadi faktor risiko terjadinya gangguan siklus menstruasi dan dismenore. Metode: Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan Purposive sampling sebanyak 95 responden. Data primer didapatkan menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan uji Fisher's Exact Test. Hasil: Dari hasil penelitian didapatkan bahwa ada hubungan antara tingkat stres dengan gangguan siklus menstruasi dan dismenore. Hubungan tingkat stres gangguan siklus menstruasi menggunakan uji Fisher's Exact Test didapatkan hasil p=0.041 (p0.05) yang berarti ada hubungan antara tingkat stres dengan gangguan siklus menstruasi. Hubungan tingkat stres dan Dismenore menggunakan uji Fisher's Exac Test didapatkan hasil p=0.005 (p0.05) yang berarti ada hubungan antara tingkat stres dengan dismenore. Kesimpulan: Terdapat hubungan tingkat stres dengan gangguan siklus menstruasi dengan dismenore di Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara