Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Faktor Penyebab Abortus di Indonesia Tahun 2010-2019: Studi Meta Analisis Akbar, Aidil
Jurnal Biomedik : JBM Vol 11, No 3 (2019): JURNAL BIOMEDIK : JBM
Publisher : UNIVERSITAS SAM RATULANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jbm.11.3.2019.26660

Abstract

Abstract: Abortion is often associated with bleeding and death in pregnancy. The incidence of abortion in Indonesia reaches 2.3 million annually. This meta-analysis study was aimed to determine the causal factors of abortion in Indonesia from 2010 to 2019. This meta-analysis study was conducted by collecting articles in official national scientific journals through the Google Scholar application relating to the causal factord of abortion in most provinces in Indonesia from 2010 to 2019. The results showed that there were 43 articles collected from 22 provinces in Indonesia, which involved 5707 total samples. Data analysis showed that there were eight main causes of abortion in Indonesia from 2010 to 2019, namely: maternal age during pregnancy (27 conclusions), parity (21 conclusions), history of abortion (10 conclusions), interparity interval (9 conclusions), gestational age (7 conclusions), level of education (6 conclusions), employment (6 conclusions), and anemia (5 conclusions). In conclusion, maternal age and parity are the leading factors of abortus in Indonesia. It is expected that the eight main causes of abortion could be the basis for health workers in making decisions in community education, therefore, the incidence of abortion and maternal mortality can be reduced.Keywords: abortion causal factor Abstrak: Abortus sering dikaitkan dengan kasus perdarahan dan kematian pada ibu hamil. Angka kejadian abortus di Indonesia mencapai 2,3 juta setiap tahunnya. Studi meta analisis ini bertujuan untuk mengetahui faktor penyebab abortus di Indonesia dari tahun 2010 hingga tahun 2019. Studi ini dilakukan dengan mengumpulkan artikel pada jurnal ilmiah nasional resmi melalui aplikasi google scholar yang berkaitan dengan faktor kejadian abortus di sebagian besar provinsi di Indonesia mulai tahun 2010 hingga tahun 2019. Hasil penelitian mendapatkan 43 artikel yang berasal dari 22 provinsi di Indonesia dan melibatkan 5707 total sampel. Hasil analisis mendapatkan delapan faktor penyebab tertinggi abortus di Indonesia dari tahun 2010 hingga 2019 yaitu: umur ibu saat hamil (27 simpulan), paritas (21 simpulan), riwayat abortus (10 simpulan), jarak kehamilan (9 simpulan), usia kehamilan (7 simpulan), tingkat pendidikan dan pekerjaan (masing-masing 6 simpulan), serta anemia (5 simpulan). Simpulan penelitian ini ialah usia dan paritas merupakan faktor penyebab abortus yang utama di Indomesia. Dengan diketahui delapan faktor penyebab tertinggi abortus ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi tenaga kesehatan dalam mengambil keputusan dalam hal edukasi kepada masyarakat sehingga diharapkan angka kejadian abortus dan kematian ibu hamil dapat diturunkan.Kata kunci: faktor penyebab abortus
Vakuola Kepala Sperma (Sperm Head Vacuoles) Sebagai Prediktor Infertilitas Pria : Systematic Review Aidil Akbar
JURNAL IMPLEMENTA HUSADA Vol 1, No 3 (2020)
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jih.v1i3.5798

Abstract

Vakuola kepala sperma diyakini sebagai betuk kelainan morfologi dari kepala sperma yang dapat mempengaruhi fungsi sperma dalam melakukan fertilisasi. Systematic review ini bertujuan untuk mengetahui hubungan vakuola kepala sperma dengan fertilitas pria sehingga diharapkan dapat digunakan sebagai prediktor dalam menentukan kwalitas sperma. Studi ini merupkan systematic review dengan melakukan penelusururan sistematik menggunakan aplikasi google scholar menggunakan kata kunci sperm head vacuoles. Dari hasil penelusuran didapatkan 12 artikel yang masuk kriteria inklusi. Dari hasil telaah literarur didapatkan bahwa terdapat hubungan antara vakuola kepala sperma dengan perubahan morfologi kepala sperma yang dapat mempengaruhi fertilitas pria
Pengaruh Paparan Asap Rokok Terhadap Sperma Pria : Systematic Review Aidil Akbar
JURNAL IMPLEMENTA HUSADA Vol 2, No 1 (2021)
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jih.v2i1.6834

Abstract

Pendahuluan:Asap rokok mengadung lebih 4000 senyawa yang dapat menimbulkan stress oksidatif  terhadap organ reproduksi pria serta sperma yang berpotensi menimbulkan terjadinya infertelitas pada pria . Telaah Sistematik (systematic review) ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh paparan asap rokok terhadap sperma pria.Metode: Peneliti melakukan penelusuran literatur menggunakan aplikasi mesin mencari Google Scholar dengan menggunakan kata kunci smoking and sperm Hasil Peneliti menemukan 660 artikel, dari hasil seleksi literatur dengan menggunakan metode prisma didapatkan 24 artikel yang masuk dalam kriteria inklusi Kesimpulan Disimpulkan bahwa paparan asap rokok dapat mempengaruhi sistem reproduksi pria yang berpotensi menimbulkan infertilitas, hal ini dapat  dibuktikan dengan pemeriksaan sperma secara mikroskopis hingga tingkat molekuler.
Gejala Klinis Corona Virus 2019 pada Wanita Hamil Aidil Akbar
JURNAL IMPLEMENTA HUSADA Vol 1, No 2 (2020)
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jih.v1i2.5098

Abstract

AbstrakIbu hamil merupakan kelompok beresiko infeksi Covid-19. Pada wanita hamil 80% penyakit ini muncul dengan gejala yang ringan bahkan hampir tanpa gejala, namun 20 % nya pasien menunjukan gejala yang berat bahkan membutuhkan ventilator. Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui gejala-gejala apa saja yang muncul pada ibu hamil dengan melakukan penelusuran dengan aplikasi pencarian artikel Google Scholar. Dari 30 artikel yang di dapatkan terdapat 16 artikel yang masuk dalam kriteria inklusi.Kesimpulan dari studi literatur ini adalah gejala covid-19 yang pasing banyak ditemukan adalah demam dan batuk, diikuti dengan sesak nafas, nyeri otot, fatik, diare,nyeri tenggorokan, malaise, sakit kepala nyeri dada, selin itu ditemukan juga gejala lain seperti disfungsi multi organ, gagal ginjal, ARDS, pneumonia dan gangguan penciuman.
Efektivitas Sari Kurma (Phoenix dactylifera L.) Terhadap Pengeluaran Air Susu Ibu (ASI) Pada Ibu Menyusui Ulfah Nur Ramadhani; Aidil Akbar
JURNAL PANDU HUSADA Vol 2, No 3 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jph.v2i3.9683

Abstract

Abstrak : Air susu ibu (ASI) merupakan susu yang diproduksi oleh manusia untuk bayi yang belum bisa mencerna berupa makanan padat. Pada penelitian Maternal and Child Nutrition di bulan Januari tahun 2020 melaporkan bahwa dari 423 ibu yang melahirkan dijumpai 16% yang menghentikan pemberian ASI pada usia anak 3 minggu setelah kelahiran akibat kurangnya ASI. Buah kurma memiliki kandungan protein, zat besi, glukosa, serat, vitamin, niasin, biotin, asam folat, kalsium, kalium dan sodium. Jenis penelitian yang digunakan adalah Quasi Experiment dan desain dari penelitian ini menggunakan Non Equivalent Kontrol Group Design. Subjek pada penelitian ini adalah pasien post post partum atau ibu menyusui di Praktek dr. Aidil Akbar Sp.OG. Jumlah sampel sebanyak 30 orang yang di bagi menjadi 2 kelompok yaitu kelompok kontrol dan kelompok intervensi. Analisis data menggunakan uji Shapiro-Wilk, Levene test, Independent T test dan uji dependent sample T test. Jumlah ASI sebelum diberikan sari kurma pada ibu menyusui pada kelompok intervensi memiliki rata – rata 66,33. Sedangkan kelompok kontrol memiliki rata – rata 45,40. Hari ke 5 rata-rata pada kelompok intervensi naik menjadi  81,33, sedangkan kelompok kontrol naik menjadi 56,33. Pada hari ke 10 rata-rata pada kelompok intervensi naik menjadi  96,73, sedangkan kelompok kontrol naik menjadi 67,67. Hasil uji Levene’s test pada penelitian ini menunjukkan pada hari kelima (post 1) dengan p value 0,025 0,05 dan hari kesepuluh (post 2) dengan p value 0,012 0,05 yang berarti bahwa Ha diterima.  Didapatkan bahwa sari kurma efektif dalam meningkatkan volume ASI.
Gambaran Faktor Penyebab Infertilitas Pria Di Indonesia : Meta Analisis Aidil Akbar
JURNAL PANDU HUSADA Vol 1, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jph.v1i2.4433

Abstract

Infertilitas pada pasangan suami istri sepertiganya di akibatkan akibat adanya infertilitas pada organ reproduksi pria. Studi metaanalisis ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran faktor penyebab infetilitas pada pria di Indonesia. Dengan melakukan penelusuran artikel dan karya ilmia di menggunakan aplikasi google scholar. Dari penelurusan artikel dan karya ilmia terdapat 16 artikel dan karya tulis ilmiah yang masuk dalam kriteria inklusi. Dari hasil analisis ditemukan bahwa penyebab infertilitas pada pria di Indonesia disebabkan oleh faktor internal tubuh (58%), faktor eksternal tubuh (32%) dan faktor lain (10%).
Peran Acrosin Pada Fertilisasi Pria: Literature Review Aidil Akbar
JURNAL PANDU HUSADA Vol 2, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jph.v2i2.7597

Abstract

Tahap fertilisasi diawali dengan adanya perjumpaan spermatozoa dan ovum, dimana sel sperma menebus dinding sel ovum mencapai zona pellusida, proses ini melibatkan protein khusus yang terdapat pada akrosom spermatozoa yang dikenal dengan acrosin berfungsi sebagai ezim proteolitik. Studi literatur ini bertujuan untuk membahas pentingnya peran acrosin dalam proses fertilisasi pada pria. Peneliti melakukan pencarian literatur dengan menggunakan aplikasi Google Scholar dengan menggunakan kata kunci Acrosin dan mencari literatur yang masuk dalam kriteria inklusi. Hasil penelusuran literatur dijumpai 15 literatur yang membahas tentang acrosin dari berbagai macam sudut pandang yang dihubungkan dengan proses fertilisasi.Acrosin merupakan protein enzimatik pada acrosome yang terdapat pada kepala sperma yang membatu sperma untuk mencapai zona pellusida sehingga dapat melakukan proses fertilisasi pada ovum.
Efektivitas Daun Kemangi (Ocimum americanum) Terhadap Pengeluaran Air Susu Ibu (ASI) Pada Ibu Menyusui Di Kelurahan Tanjung Gusta Putri Agni Panyya; Zaldi Zaldi; Cut Mourisa; Aidil Akbar
JURNAL PANDU HUSADA Vol 4, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jph.v4i2.16300

Abstract

Abstrak : Air susu ibu (ASI) merupakan jenis makanan hasil produksi kelenjar payudara ibu yang berbentuk cairan dan diproduksi untuk menjadi sumber gizi utama bagi bayi yang belum bisa mencerna makanan padat. Menurut data Depkes pada tahun 2014 prevalensi tingkat pemberian ASI eksklusif di Indonesia berkisar 52,3% di mana angka ini belum mencapai target yang telah ditentukan oleh program Kemenkes 2014 sebesar 80%. Kemangi memiliki kandungan politenol dan steroid yang mampu merangsang produksi ASI dan dapat mengatasi nyeri pada payudara wanita. Jenis penelitian yang digunakan adalah Quasi Experimental dengan desain penelitian Non-Equivalent Control Group Design. Subjek pada penelitian ini adalah ibu post partum atau ibu menyusui di lingkungan Kelurahan Tanjung Gusta. Jumlah sampel yang digunakan pada penelitian ini berjumlah 40 orang di bagi menjadi 2 kelompok yaitu kelompok kontrol dan kelompok intervensi. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon, Levene test, paired sample t test, uji independent T test, dan uji Man Withney. Hasil uji memperlihatkan bahwa terdapat pengaruh pemberian ekstrak daun kemangi terhadap kelancaran ASI pada ibu menyusui. Pada hari ke lima rata – rata volume ASI yang didapatkan pada kelompok intervensi naik menjadi 65,05 ml dan pada hari ke sepuluh naik menjadi 88,40 ml. Hasil uji Wilcoxon test pada penelitian ini menunjukkan nilai signifikan pada hari kelima sampai hari kesepuluh sebesar 0,000 0,05 yang berarti H1 diterima. Dapat disimpulkan bahwa ekstrak daun kemangi memiliki pengaruh terhadap pengeluaran ASI pada ibu menyusui.
Metformin Improves Fertility in Women with Polycystic Ovary Syndrome (PCOS): A Systematic Review Aidil Akbar
Buletin Farmatera Vol 8, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/bf.v8i2.16295

Abstract

Abstract: Polycystic ovary syndrome (PCOS) Causes 6-15% of female infertility, of which 80% is characterized by the occurrence of hyperinsulinemia resulting in impaired endometrial function. Metformin therapy in improving insulin sensitivity has been widely reported, but investigations are needed to determine the characteristics of metformin therapy research in PCOS cases with a literature review study approach. In the collection of systematic studies, Publish and Perish, Mendeley and Microsoft Excel applications, using the keyword metformin improves fertility in women with PCOS. From 500 articles collected, 16 articles were included in the inclusion criteria, and it was found that many studies had been conducted in several countries (Iran, India, USA, Italy, Egypt, Pakistan and Saudi Arabia involving 2295 subjects, with a dose range of 500 mg to 2000 mg, with a duration of administration of 14 days to 9 months. In this study, it was concluded that metformin intervention studies both singly and in combination clinically have been conducted in several countries where most studies show that metformin can improve clinical and laboratory improvements in PCOS patients, which can improve the fertility rate of women with PCOS.
PENGARUH KONSUMSI KAFEIN TERHADAP PREMENSTRUAL SYNDROME PADA MAHASISWI FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA UTARA WIDYA NINGSIH, PARAMITHA; CHALIL, MUHAMMAD JALALUDDIN ASSUYUTHI; AKBAR, AIDIL; WILDANI, HASBINA
JURNAL ILMIAH SIMANTEK Vol 7 No 4 (2023): JURNAL ILMIAH SIMANTEK
Publisher : LP2MTBM MAKARIOZ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Premenstrual syndrome (PMS) is a condition in which a woman feels several changes in the body both physically, emotionally, and in behavior that occur before menstruation, so that it will interfere with daily activities and then disappear along with the end of the menstrual phase. The cause of this emergence is not clear. Some theories say, among others, due to hormonal factors, namely an imbalance between the hormones estrogen and progesterone. Experiencing other things, related to feeling disorders, psychological factors, social problems, or serotonin function experienced by sufferers. Behavioral factors are risk factors for premenstrual syndrome, one of which is caffeine consumption. The results of the study of the American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG) in Sri Lanka in 2012, reported that the symptoms of premenstrual syndrome experienced by around 65.7% of adolescent girls. The purpose of this study was to determine the effect of caffeine consumption on the incidence of premenstrual syndrome in students of the Faculty of Medicine, University of Muhammadiyah North Sumatra. This study is a descriptive-analytic study with a cross-sectional approach. The subjects of this study were students of the Faculty of Medicine, University of Muhammadiyah North Sumatra with a total of 87 people. This study uses a simple random sampling technique of data collection with chi-square test. Collecting data by filling out questionnaires. This study shows that there is a significant relationship between caffeine consumption and premenstrual syndrome as evidenced by a p-value of 0.017 (p<0.05). The conclusion there is an effect between caffeine consumption on the incidence of premenstrual syndrome