Dwi Oktareza
Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Krisis Pangan dalam Perspektif Hukum dan Sosiologi di Indonesia: Tantangan dan Prospek Dwi Oktareza; Andrean Noor; Erlyando Saputra; Aulia Vivi Yualianignrum
Indonesian Journal of Law Vol. 1 No. 6 (2024): INLAW - JUNI 2024
Publisher : PT. INOVASI TEKNOLOGI KOMPUTER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Krisis pangan di Indonesia menjadi perhatian serius dalam beberapa dekade terakhir, mempengaruhi berbagai aspek kehidupan masyarakat. Tulisan ini menganalisis krisis pangan dari perspektif hukum dan sosiologi, menggali dampaknya secara mendalam pada masyarakat Indonesia. Dalam pendekatan hukum, penelitian ini menyoroti bagaimana kebijakan dan regulasi yang ada, seperti UU No. 18 Tahun 2012 tentang Pangan, diimplementasikan serta tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaannya. Analisis ini juga mencakup peran pemerintah dan pengaruh perjanjian internasional terhadap kebijakan pangan nasional. Dari perspektif sosiologi, penelitian ini mengeksplorasi dampak krisis pangan terhadap kelompok rentan, ketimpangan akses pangan antara wilayah urban dan rural, serta adaptasi sosial masyarakat dalam menghadapi krisis tersebut. Pendekatan ini bertujuan untuk memahami bagaimana peraturan hukum dan faktor sosial saling mempengaruhi dalam konteks krisis pangan, serta bagaimana masyarakat dapat diberdayakan untuk mengatasi tantangan ini. Penelitian ini bertujuan memberikan wawasan yang lebih mendalam dan solusi yang berkelanjutan untuk mencapai ketahanan pangan yang lebih baik di Indonesia. Melalui reformasi kebijakan, penggunaan teknologi pertanian modern, dan penguatan inisiatif lokal, diharapkan dapat tercipta langkah-langkah strategis untuk mengatasi krisis pangan di masa depan
IDEAL REGULATIONS OF LAW ENFORCEMENT AGAINST MEDICAL MALPRACTICE TRADITIONAL HEALTH WORKERS Dwi Oktareza; Aullia Vivi Yulianingrum; Muhammad Nurcholis Alhadi; Elviandri; Nainuri Suhadi
Awang Long Law Review Vol. 7 No. 1 (2024): Awang Long Law Review
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Awang Long

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56301/awl.v7i1.1410

Abstract

Traditional health services in Indonesia play an important role in maintaining public health, but the increasing cases of malpractice in this practice can endanger patient safety. The main challenges are the lack of supervision and the lack of legality that exacerbate the potential for malpractice. Therefore, strict legal protection is needed to ensure that traditional medicine is safe, effective, and meets standards, as well as to protect patients and traditional health workers. This study uses a normative legal method with a legislative, conceptual, and case study approach. Data were collected through literature studies and analyzed descriptively to understand the legal protection for patients of traditional health services. This study proposes strengthening supervision of traditional health practices through the establishment of a Traditional Health Worker Supervisory Board and non-litigation dispute resolution mechanisms such as mediation or arbitration. In addition, strict law enforcement against malpractice through administrative, civil, and criminal law will increase the accountability of traditional health workers, improve the quality of services, and provide a sense of justice for patients. Thus, it is hoped that a balance will be created between preserving tradition and effective legal protection to create a safe and fair health system in Indonesia.