Magfirah Suryaningtyas Laadi
Universitas Negeri Gorontalo

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

POTENSI PENGEMBANGAN EKOWISATA BERBASIS KEANEKARAGAMAN TUMBUHAN DI KAWASAN PENYANGGA SUAKA MARGASATWA NANTU-BOLIYOHUTO KABUPATEN BOALEMO Magfirah Suryaningtyas Laadi; Marini Susanti Hamidun; Mustamin Ibrahim; Dewi Wahyuni K. Baderan; Jusna Ahmad
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 9 No. 3 (2026): June 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i3.6619

Abstract

Abstract: Wildlife Sanctuary in Boalemo Regency, Gorontalo Province, possesses a high diversity of plant species with considerable potential for ecotourism development. This study aims to identify plant species with ecotourism potential and to analyze their diversity levels in two locations: SP3 and Tamilo. This study was conducted from January to April 2026 using a quantitative descriptive-exploratory method through field observations, morphological identification, and analysis of the Shannon-Wiener diversity index. The results show that the SP3 area contains 21 plant species with ecotourism potential from various families, whereas the Tamilo area contains 12 species. The diversity index value in SP3 is H' = 2.647 (moderate), while Tamilo has a higher value of H' 3.236 (high). The identified plant species possess various tourism attraction values, including aesthetic, educational, cultural, economic, and conservation values, comprising highly conserved species such as Canarium pilosum, Dalbergia latifolia, and Pterocarpus indicus, Both areas have the potential to be developed into agroforestry and ethnobotany tourism attractions that support conservation efforts while empowering local consis Keywords: ecotourism; plant diversity; tourist attraction; Nantu-Bolivehuto buffer zone; diversity index.   Abstrak: Kawasan penyangga Suaka Margasatwa Nantu-Boliyohuto di Kabupaten Boalemo, Provinsi Gorontalo, menyimpan keanekaragaman tumbuhan yang berpotensi besar untuk dikembangkan sebagai destinasi ekowisata. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis-jenis tumbuhan berpotensi ekowisata dan menganalisis tingkat keanekaragamannya di dua lokasi, yaitu SP3 dan Tamilo. Penelitian dilaksanakan pada bulan Januari hingga April 2026 dengan metode deskriptif kuantitatif-eksploratif melalui observasi lapangan, identifikasi morfologi, dan analisis indeks keanekaragaman Shannon-Wiener. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kawasan SP3 terdapat 21 jenis tumbuhan berpotensi ekowisata dari berbagai famili, sedangkan kawasan Tamilo terdapat 12 jenis tumbuhan. Nilai indeks keanekaragaman di SP3 sebesar H' = 2,647 (kategori sedang), sementara Tamilo lebih tinggi dengan H' = 3,236 (kategori tinggi). Tumbuhan yang ditemukan memiliki beragam nilai daya tarik, meliputi nilai estetika, edukasi, budaya, ekonomi, dan konservasi, termasuk spesies bernilai konservasi tinggi seperti Canarium pilosum, Dalbergia latifolia, dan Pterocarpus indicus. Kedua kawasan berpotensi dikembangkan menjadi atraksi wisata berbasis agroforestri dan etnobotani yang mendukung upaya konservasi sekaligus pemberdayaan masyarakat lokal. Kata Kunci: ekowisata; keanekaragaman tumbuhan; daya tarik wisata, kawasan penyangga nantu-boliyohuto; indeks keanekaragaman