Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi metode fonik dalam pembelajaran membaca permulaan anak usia dini pada kelas A taman kanak-kanak. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada masih rendahnya kemampuan membaca permulaan anak serta penggunaan metode pembelajaran yang belum optimal dalam mengenalkan hubungan antara huruf dan bunyi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Subjek penelitian berjumlah 20 anak yang terdiri atas 12 laki-laki dan 8 perempuan, serta melibatkan 2 guru sebagai informan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan model interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi metode fonik dilakukan melalui pembelajaran klasikal dan pendampingan individual, dengan penekanan pada pengenalan hubungan antara huruf dan bunyinya. Guru menggunakan berbagai strategi, seperti pengulangan bunyi, penggunaan media visual, serta pendekatan yang disesuaikan dengan kemampuan anak. Respons anak terhadap pembelajaran menunjukkan antusiasme yang baik, meskipun terdapat variasi kemampuan dalam membaca permulaan. Sebagian besar anak mulai mampu mengenal bunyi huruf dan membaca suku kata sederhana, sementara beberapa anak masih memerlukan bimbingan lebih lanjut. Kesimpulannya, metode fonik mampu mendukung proses pembelajaran membaca permulaan yang lebih interaktif dan bermakna serta berkontribusi terhadap peningkatan kemampuan dan kepercayaan diri anak dalam membaca. Oleh karena itu, metode fonik dapat dijadikan sebagai alternatif strategi pembelajaran membaca permulaan di lembaga pendidikan anak usia dini.