Zefri Ardyansyah Panggabean
Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Al Washliyah Sibolga

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Kompensasi dan Kepuasan Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Pada Komisi Pemilihan Umum Kota Sibolga Zefri Ardyansyah Panggabean; Rifka Hadia Lubis; Indra Setiawan Hutabarat
Jurnal Riset Bisnis dan Ekonomi Digital Vol. 2 No. 3 (2025): Call for Paper: Desember 2025
Publisher : Yayasan Literasi Emas Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67551/srm3h718

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompensasi dan kepuasan kerja terhadap kinerja pegawai pada Komisi Pemilihan Umum Kota Sibolga. Fenomena yang terjadi menunjukkan adanya ketimpangan dalam pemberian kompensasi, di mana sebagian pegawai merasa tunjangan yang diterima belum sebanding dengan beban dan kinerja yang dihasilkan, sehingga menimbulkan persepsi ketidakadilan dan berdampak pada menurunnya kepuasan kerja. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Populasi sekaligus sampel penelitian berjumlah 32 pegawai yang ditentukan dengan teknik sensus. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dan wawancara, sedangkan analisis data menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan SPSS versi 29. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompensasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai dengan koefisien sebesar 0,419 dan nilai signifikansi < 0,001. Kepuasan kerja juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja dengan koefisien sebesar 0,507 dan nilai signifikansi < 0,001. Secara simultan, kompensasi dan kepuasan kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai dengan nilai F hitung sebesar 17,436 dan signifikansi < 0,001. Koefisien determinasi (R²) sebesar 0,546 menunjukkan bahwa 54,6% variasi kinerja pegawai dapat dijelaskan oleh kompensasi dan kepuasan kerja, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Temuan ini menegaskan pentingnya penerapan sistem kompensasi yang adil, transparan, dan berbasis kinerja, serta peningkatan kepuasan kerja melalui pengembangan karier, pemberian apresiasi non-material, dan penciptaan hubungan kerja yang harmonis guna mendorong kinerja pegawai yang optimal.