Yohanes Yanuarius Baru
Universitas Cenderawasih

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Persepsi Masyarakat Terhadap Program Bantuan Keuangan Kepada Kampung (BK3) Di Kabupaten Keerom Yohanes Yanuarius Baru; Mesak Ick; Agustina Sanggrangbano
Jurnal Kajian Ekonomi dan Studi Pembangunan Vol 1 No 2 (2014)
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56076/jkesp.v1i2.2045

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk Untuk mengetahui persepsi masyarakat terhadap program Bantuan Keungan Kepada Kampung (BK3) di Kabupaten Keerom pada bidang infrastruktur lingkungan kampung, bidang pendidikan, bidang kesehatan, dan bidang ekonomi produktif. Penelitian ini di laksanakan di Kabupaten Keerom, yang menjadi populasi dalam penelitian ini adalah 7 Distrik dan 61 Kampung yang berada di Kabupaten Keerom, selanjutnya untuk menentukan sampel pada masyarakat, peneliti menggunakan teknik Eksidental Sampling. Untuk mengetahui persepsi masyarakat kampung terhadap program Bantuan Keuangan Kepada Kampung (BK3) di Kabupaten Keerom digunakan analisa data Skala Likert. Kesimpulan yang dapat diambil dari penelitian ini bahwa pada umumnya persepsi masyarakat terhadap program Bantuan Keuangan Kepada Kampung (BK3) di Kabupaten Keerom yang dialokasikan pada bidang Pendidikan, Kesehatan, dan Infrastruktur Lingkungan Kampung telah terlaksana dan bermanfaat bagi masyarakat, kecuali pada bidang Ekonomi Produktif yang secara keseluruhan belum terlaksana dan bermanfaat secara merata bagi masyarakat, Kurangnya tenaga-tenaga pendamping program Bantuan Keuangan Kepada Kampung (BK3) yang benar-benar mampu dapat mendamping dan membantu masyarakat di setiap kampung dalam mengelola anggaran keuangan Bantuan Keuangan Kepada Kampung (BK3) sebesar Rp. 1 Miliar tersebut, dan Kinerja Pemerintah Aparatur kampung dalam mengelolah anggaran keuangan Bantuan Keuangan Kepada Kampung (BK3) di dalam kampung belum dilakukan dengan baik dan benar, sehingga manfaat dari dana BK3 itu sendiri belum dinikmati / dirasakan oleh seluruh masyarakat di dalam kampung.Kata Kunci : Persepsi Masyarakat, Program Bantuan Keuangan Kepada Kampung
Analisis Efek Keterkaitan Kebelakang Dan Kedepan Sektor Pertanian Dalam Perekonomian Kabupaten Keerom Yohanes Yanuarius Baru; Yundy Hafizrianda; Transna Putra Urip; Ida Ayu Purba Riani
Jurnal Kajian Ekonomi dan Studi Pembangunan Vol 9 No 1 (2022)
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56076/jkesp.v9i1.2694

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh keterkaitan ke belakang dan ke depan di sektor pertanian terhadap perekonomian Kabupaten Keerom. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder. Sumber data yang digunakan adalah PDRB atas dasar harga berlaku menurut sektor di Kabupaten Keerom, PDRB atas dasar harga berlaku menurut sektor di Provinsi Papua, dan tabel Input-Output Provinsi Papua Tahun 2016. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode dokumentasi atau tinjauan pustaka, dengan menggunakan data matriks transaksi ekonomi provinsi Papua yang kemudian diturunkan ke Tabel IO Kabupaten Keerom 2021. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis Simple Location Quotient (SLQ), analisis koefisien input dengan pendekatan LQ , analisis keterkaitan kebelakang (backward linkage effect), analisis keterkaitan kedepan (forward linkage effect), Analisis Daya Sebar, dan Derajad Kepekaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Subsektor peternakan memiliki pengaruh keterkaitan kebelakang sebesar 1,2218, lebih tinggi dibandingkan subsektor lainnya, disusul oleh subsektor kehutanan dan perkayuan dengan nilai keterkaitan kebelakang sebesar 1,2161; (2) Subsektor perikanan memiliki pengaruh keterkaitan kedepan sebesar 1,3030, lebih tinggi dari subsektor lainnya; (3) Dari segi output, sektor pertanian yang berorientasi dalam negeri adalah subsektor Tanaman Pangan, subsektor Tanaman Perkebunan, dan subsektor Kehutanan dan penebangan karena memiliki IDK (Indeks Derajad Kepekaan) di atas satu; (4) Subsektor Kehutanan dan Perkayuan serta Subsektor Tanaman Perkebunan merupakan unggulan sektor pertanian di Kabupaten Keerom karena memiliki IDP (Indeks Daya Penyebaran) dan IDK (Indeks Daerajad Kepekaan) di atas satu.Kata Kunci : efek keterkaitan kebelakang, efek keterkaitan kedepan, sektor pemimpin