Hans Z. Kaiwai
Universitas Cenderawasih

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Analisis Dampak Program Cetak Sawah Terhadap Tingkat Pendapatan Petani Padi Di Distrik Tanah Miring Kabupaten Merauke Herbekti Riandjumahge; Ida Ayu Purba Riani; Flora Yvonne de Queloe; Hans Z. Kaiwai
Jurnal Kajian Ekonomi dan Studi Pembangunan Vol 4 No 3 (2017)
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56076/jkesp.v4i3.2092

Abstract

Untuk meningkatkan produksi padi dalam rangka memenuhi ketersediaan beras maka produksi harus ditingkatkan, salah satunya dengan penambahan perluasan areal tanam. Dengan adanya program cetak sawah baru di Kabupaten Merauke, diharapkan program yang telah dan yang akan dijalankan apakah dapat mengurangi permasalahan yang terdapat di tingkat petani sehingga dapat memberikan kontribusi yang menyata bagi petani padi yaitu meningkatkan pendapatan petani padi.Sasaran kegiatan Perluasan Sawah diarahkan pada lahan-lahan pertanian yang potensi untuk dikembangkan menjadi lahan petanian produktif dan dapat dimanfaatkan untuk pengembangan lahan pertanian. Dengan adanya perluasan sawah ini diharapkan masyarakat dapat menyediakan beras untuk peningkatan ketahanan pangan di wilayahnya dan mampu meningkatkan produksi padi di Kabupaten Merauke. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui besarnya perbedaan tingkat produktivitas lahan dan pendapatan petani sebelum menerima dan sesudah menerima Bantuan Program Cetak Sawah di Kampung Ngguti Bob Distrik Tanah Miring Kabupaten Merauke. Hasil penelitian ini membuktikan rata-rata produktivitas lahan yang dihasilkan sebelum menerima bantuan program cetak sawah sebesar 4,00 ton/ha, sedangkan sesudah menerima bantuan cetak sawah sebesar 4.24 ton/ha. Pendapatan terbanyak pada petani sebelum menerima program cetak sawah pada kisaran pendapatan Rp. 15.500.000 s/d 18.000.000. Pendapatan  tertinggi petani sesudah menerima program cetak sawah pada kisaran Rp. 27.500.000 s/d Rp. 30.000.000.Kata kunci  :  Cetak Sawah, Pendapatan Petani
Analisis Pengaruh Akuntabilitas, Transparansi Dan Partisipasi Masyarakat Terhadap Pengelolaan Dana Desa Di Kampung Enggros Kota Jayapura Hans Z. Kaiwai; Vanessa Irene Mayor; Charley M. Bisai; Tince Rumalutur
Jurnal Kajian Ekonomi dan Studi Pembangunan Vol 7 No 1 (2020)
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56076/jkesp.v7i1.2171

Abstract

Tujuan penelitian ini untukmengetahui dan menganalisis pengaruh akuntabilitas, transparansi dan partisipasi masyarakat terhadap pengelolaan dana desa di Kampung Enggros Kota Jayapura.Data yang digunakan dalam penelitian ini berupa kuesioner terkait akuntabilitas, transparansi dan partisipasi masyarakat serta pengelolaan Dana Desa. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara serempak dengan menggunakan uji F menunjukkan bahwa akuntabilitas, transparansi dan partisipasi memiliki pengaruh yang positif signifikan terhadap pengelolaan Dana Desa di Kampung Enggros Kota Jayapura. Secara parsial akuntabilitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengelolaan Dana Desa di Kampung Enggros Kota Jayapura. Transparansi berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengelolaan Dana Desa di Kampung Enggros Kota Jayapura. Partisipasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengelolaan Dana Desa di Kampung Enggros Kota Jayapura.Kata Kunci: Akuntabilitas, Transparansi, Partisipasi, Pengelolaan Dana Desa.
Analisis Usaha Produksi Buah Semangka Dan Tingkat Pendapatan Petani Di Kelurahan Koya Barat Distrik Muara Tami Kota Jayapura Olinda Putri Papuana; Hans Z. Kaiwai; Sarlota A. Ratang
Jurnal Kajian Ekonomi dan Studi Pembangunan Vol 9 No 1 (2022)
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56076/jkesp.v9i1.2695

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah: (1) Untuk menganalisis tingkat pendapatan petani semangka dalam permusim panen di Kelurahan Koya Barat Distrik Muara Tami Kota Jayapura. (2) Untuk menganalisis faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi produksi semangka di Kelurahan Koya Barat Distrik Muara Tami Kota Jayapura. Analisis dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan metode analisis regresi linier berganda. Dan sampel yang diambil dalam penelitian ini adalah 50 responden dengan metode pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner, wawancara, pencatatan, dokumentasi. Hasil penelitian dalam pembahasan menyatakan bahwa: (1) pendapatan petani semangka di Kelurahan Koya Barat Distrik Muara Tami Kota Jayapura yang tertinggi yaitu sebesar Rp.40,340 juta dan pendapatan terendah sebesar Rp.750 ribu dengan jumlah rata-rata pendapatan sebesar Rp.9,004 juta. (2) Pengujian hipotesis Nilai Thitung pada variabel luas lahan (X1) lebih kecil dari Ttabel yaitu, (1,714 < T-tabel 2,014), maka tidak siginifikan. Nilai Thitung dari variabel tenaga kerja (X2) lebih kecil dari Ttabel yaitu, (1,086 < T-tabel 2,014), maka tidak signifikan. Nilai Thitung dari variabel benih (X3) lebih besar dari Ttabel yaitu, (2,431 < T-tabel 2,014), maka signifikan. Nilai Thitung pada variabel pupuk lebih kecil dari Ttabel yaitu, (0,861 < T-tabel 2,014), maka tidak signifikan.Kata Kunci: Usaha Produksi, Pendapatan dan Faktor Produksi
Analisis Sektor Unggulan dan Perubahan Struktur Ekonomi di Kabupaten Mimika Tahun 2017-2021 Selpi; Mesak Iek; Hans Z. Kaiwai
Jurnal Kajian Ekonomi dan Studi Pembangunan Vol 10 No 1 (2023)
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56076/jkesp.v10i1.5395

Abstract

This research aims to identify leading sectors and changes in the economic structure without mining in Mimika Regency in 2017–2021. The data used in this research is secondary data on Gross Regional Domestic Product (GRDP) according to business fields on the basis of constant prices in 2010, with data years 2017–2021. The analysis tools used are Location Quotient, Shift Share Analysis, and Klassen Typology. The results of the location quotient analysis without mining found that there are 8 basic (leading) sectors, namely: 1) the electricity and gas procurement sector; 2) the wholesale and retail trade sector; 3) the car and motorcycle repair sector; 4) the transportation and warehousing sector; 5) the accommodation and food and drink provision sector; 6) the information and communication sector; 6) the financial services and insurance sector; 7) the real estate sector; and 8) the corporate services sector. Furthermore, the results of the shift share analysis show that, in aggregate, there have been structural changes in the economic sector in Mimika Regency during 2017–2021, where the entire economic sector is classified as progressive and growing faster than the same sector in Papua Province. Meanwhile, according to the Klassen Typology analysis, the economic sector in Mimika Regency, which is classified as a developed sector and is growing rapidly, consists of 8 sectors, including: 1) the electricity and gas procurement sector; 2) the wholesale and retail trade sector; 3) car and motorcycle repair; 4) the transportation and warehousing sector; 5) the accommodation and food and drink provision sector; 6) the information and communication sector; 6) the financial services and insurance sector; 7) the real estate sector; and 8) the corporate services sector. The regional government needs to continue to encourage the process of structural change in the economic sector in Mimika Regency so that sectors that have the potential to develop can grow more quickly. The emergence of new sectors is a good thing for the regional economy. In the future, it is necessary to carry out analysis with valid data in order to find changes in the regional economic structure appropriately so that it can support a more optimal regional economy. Keywords: Leading sectors and changes in economic structure without mining