ABSTRAK Pengelolaan sampah merupakan tantangan global yang memerlukan strategi pengoptimalan canggih untuk mengatasi kerusakan lingkungan dan peningkatan volume sampah padat, terutama di wilayah perkotaan seperti pasar tradisional. Perancangan dan pengembangan sistem penjadwalan pengambilan sampah di Pasar Tradisional untuk meningkatkan efisiensi operasional dan mengatasi masalah sampah yang berserakan. Penelitian ini bertujuan mengusulkan sistem penjadwalan pengambilan sampah yang lebih efektif dengan menerapkan metode Dispatching Rules dan simulasi Discrete Event menggunakan Software Arena. Tahap metode meliputi pengumpulan data operasional (waktu proses, due date, prioritas) dan pengolahan data untuk menyusun empat skenario aturan penjadwalan, yaitu Shortest Processing Time (SPT), Earliest Due Date (EDD), Priority, dan Longest Processing Time (LPT). Hasil analisis simulasi menunjukkan bahwa Skenario SPT ditetapkan sebagai aturan penjadwalan yang paling optimal. Kesimpulannya, SPT menghasilkan rata-rata waktu tunggu (Waiting Time) terpendek sekitar 38,29 menit dan waktu penyelesaian total yang paling cepat 52,34 menit dibandingkan skenario lainnya, sehingga terbukti mampu meningkatkan efisiensi operasional dan mencegah penumpukan pekerjaan. ABSTRACT Waste management is a global challenge that requires sophisticated optimization strategies to address environmental damage and increased volume of solid waste, especially in urban areas such as traditional markets. Design and development of a scheduling system for garbage collection at the Traditional Market to improve operational efficiency and overcome the problem of scattered waste. This study aims to propose a more effective waste collection scheduling system by applying the Dispatching Rules method and Discrete Event simulation using Software Arena. The method stage includes collecting operational data (processing time, due date, priority) and data processing to compile four scheduling rule scenarios, namely Shortest Processing Time (SPT), Earliest Due Date (EDD), Priority, and Longest Processing Time (LPT). The results of the simulation analysis show that the Tax Return Scenario is set as the most optimal scheduling rule. In conclusion, SPT produces the shortest average waiting time of around 38.29 minutes and the fastest total completion time of 52.34 minutes compared to other scenarios, thus proving to be able to increase operational efficiency and prevent work backlog.