The rapid technological development and increasingly complex social dynamics demand the strengthening of students’ character from the elementary school level, particularly within Islamic integrated schools. The rationale for this study is limited research on how the integration of the Kurikulum Merdeka and the Tahfidz Program is implemented in Islamic integrated elementary schools to shape Islamic character amid globalization and technological advances. Therefore, this study aims to analyze the forms and processes of integrating the Kurikulum Merdeka with the Tahfidz Al-Qur’an Program in shaping Islamic student character at SD IT Darussalam Selokerto, Ngalik, Sleman. This research employed a qualitative method through interviews, observations, and documentation. The findings indicate that integration is carried out through daily tahfidz routines, linking Qur’anic values to thematic learning, teacher role-modelling, and a strong religious school culture, all of which contribute to improved student discipline, honesty, responsibility, and spiritual awareness. The integration of the Kurikulum Merdeka and the Tahfidz Program effectively strengthens Islamic character formation comprehensively and aligns with the needs of contemporary education. Abstrak Perkembangan teknologi dan dinamika sosial yang semakin kompleks menuntut adanya penguatan karakter murid sejak jenjang sekolah dasar, khususnya di lingkungan sekolah Islam terpadu. Kurikulum Merdeka Belajar menawarkan fleksibilitas pembelajaran yang menekankan penguatan Profil Pelajar Pancasila, sementara Program Tahfidz Al-Qur’an berperan dalam membentuk religiusitas, kedisiplinan, serta kecintaan terhadap Al-Qur’an. Alasan penelitian ini dilakukan adalah karena masih terbatasnya kajian yang mengulas secara mendalam bagaimana integrasi kedua komponen tersebut diterapkan dalam konteks sekolah dasar Islam terpadu dalam membentuk karakter Islami di tengah arus globalisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk dan proses integrasi Kurikulum Merdeka Belajar dengan Program Tahfidz Al-Qur’an dalam pembentukan karakter pelajar Islami di SD IT Darussalam Selokerto, Ngalik, Sleman. Penelitian menggunakan metode kualitatif melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi dilakukan melalui pembiasaan tahfidz harian, pengaitan nilai Al-Qur’an dalam pembelajaran tematik, keteladanan guru, serta budaya sekolah yang religius, yang berdampak pada meningkatnya kedisiplinan, kejujuran, tanggung jawab, dan sikap spiritual murid. Kesimpulannya, integrasi Kurikulum Merdeka dengan Program Tahfidz terbukti efektif memperkuat karakter Islami murid secara komprehensif dan relevan dengan kebutuhan pendidikan masa kini. Kata Kunci: Kurikulum Merdeka; pembentukan karakter; pendidikan karakter Islami; program tahfidz