Cabai (Capsicum annuum L) adalah komoditas sayuran yang memiliki nilai ekonomi yang tinggi. Pemberian nutrisi melalui pemupukan merupakan faktor penting dalam budidaya cabai untuk dapat meningkatkan produksi. Biofertilizer merupakan material yang berisi mikroba fungsional yang dapat membantu penyerapan nutrisi untuk tanaman. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui respon tanaman cabai terhadap pemberian biofertilizer yang berasal dari akar bambu (AB) dan akar putri malu (PM). Penelitian inimenggunakanRancanganAcakKelompok(RAK)dengan1 faktor, 10perlakuan dan 3 kali ulangan. Perlakuan yang digunakan yaitu biofertilizer AB konsentrasi 0%, 25%, 50%, 75%, 100% dan biofettilizer PM konsentrasi 0%, 25%, 50%, 75%, dan 100%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan biofertilizer akar bambu dan putri malu memberikan pengaruh sangat signifikan terhadap parameter hari muncul bunga (HST), jumlah buah (buah), bobot per buah (g), dan bobot buah per tanaman (g). Perlakuan akar bambu 100% dan putri malu 100% merupakan perlakuan terbaik di semua parameter pengamatan dengan memberikan hari muncul bunga tercepat (30.17 – 30.92 HST), jumlahbuahterbanyak(36.9 – 41.08 buah), bobot buah tertinggi (4.3 g), dan bobot buah per tanaman tertinggi(161.36 – 176.86 g).