Impor bawang putih terus meningkat setiap tahunnya sebagai dampak dari kurangnya produksi dalam negeri. Varietas unggul lokal seperti Lumbu Hijau dan Lumbu Kuning masih kalah saing dengan varietas impor, baik dalam segi ukuran maupun keseragaman tumbuh. Salah satu permasalahan yang dialami petani adalah masa dormansi umbi yang cukup lama, mencapai 5-6 bulan. Perendaman dalam biostimulan Azzofos diharapkan dapat memecah masa dormansi sehingga mempercepat perkecambahan. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan konsentrasi biostimulan Azzofos terbaik yang dapat meningkatkan perkecambahan umbi bawang putih varietas Lumbu Hijau dan Lumbu Kuning. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap faktorial. Faktor pertama yaitu varietas bawang putih yang terdiri dari lumbu hijau dan lumbu kuning. Faktor yang kedua yaitu konsentrasi biostimulan Azzofos yang terdiri dari konsentrasi 0, 10, 20, 30 ml/L. Hasil penelitian menunjukkan bahwa varietas lumbu kuning memiliki indeks vigor yang lebih tinggi. Sedangkan perendaman menggunakna larutan Azzofos 20 ml/L memberikan hasil terbaik pada semua parameter pengamatan
Copyrights © 2025