R Maulidya Al Kautsar
Pendidikan Agama Islam

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Relevansi Konsep Interaksi Laki-Laki Dan Perempuan Dalam Kitab Nidzhamul Ijtima'i Dengan Budaya Sekolah Di SMPIT Insantama Bandung R Maulidya Al Kautsar; Nadri Taja; Ikin Asikin
Bandung Conference Series: Islamic Education 806-813
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsied.v6i2.25599

Abstract

Abstract. The development of information technology, social media, and global culture has influenced patterns of interaction between male and female adolescents, creating challenges for educational institutions in fostering students' character based on Islamic values. One concept regulating such interactions is presented in Nidzhamul Ijtima’i by Taqiyuddin An-Nabhani. This study aims to analyze the relevance of the concept of male and female interaction in Nidzhamul Ijtima’i to the school culture at SMPIT Insantama Bandung. This study employed a qualitative descriptive approach. Data were collected through observations, interviews, and documentation, then analyzed using data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The research informants consisted of the principal and teachers of SMPIT Insantama Bandung. The findings reveal that the concept of interaction in Nidzhamul Ijtima’i emphasizes preserving honor, lowering the gaze, prohibiting khalwat and ikhtilat, and regulating interactions in accordance with Islamic law. The school culture at SMPIT Insantama Bandung supports these values through separate seating arrangements, supervision of student interactions, the cultivation of Islamic etiquette, and school regulations governing relationships between male and female students. The analysis indicates a strong relevance between the concept in Nidzhamul Ijtima’i and the school's culture because most of its practices are consistent with Islamic principles, although stronger written policies and continuous guidance are still needed to enhance their implementation. Keywords: Interaction between Men and Women, Nidzhamul Ijtima'i, Taqiyuddin An-Nabhani, School Culture. Abstrak. Perkembangan teknologi informasi, media sosial, dan budaya global telah memengaruhi pola interaksi laki-laki dan perempuan di kalangan remaja sehingga menjadi tantangan bagi lembaga pendidikan dalam membentuk karakter peserta didik sesuai nilai-nilai Islam. Salah satu konsep yang mengatur interaksi tersebut terdapat dalam kitab Nidzhamul Ijtima’i karya Taqiyuddin An-Nabhani. Penelitian ini bertujuan menganalisis relevansi konsep interaksi laki-laki dan perempuan dalam kitab Nidzhamul Ijtima’i dengan budaya sekolah di SMPIT Insantama Bandung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Informan penelitian terdiri atas kepala sekolah dan guru SMPIT Insantama Bandung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep interaksi dalam kitab Nidzhamul Ijtima’i menekankan penjagaan kehormatan, menjaga pandangan, larangan khalwat dan ikhtilat, serta interaksi sesuai syariat. Budaya sekolah di SMPIT Insantama Bandung telah menerapkan berbagai aturan dan pembiasaan yang mendukung nilai-nilai tersebut, seperti pemisahan tempat duduk, pengawasan interaksi peserta didik, pembiasaan adab Islami, serta tata tertib hubungan antara siswa laki-laki dan perempuan. Hasil analisis menunjukkan adanya relevansi yang kuat antara konsep dalam kitab Nidzhamul Ijtima’i dengan budaya sekolah karena sebagian besar penerapannya telah sesuai dengan prinsip-prinsip syariat Islam, meskipun masih diperlukan penguatan melalui penyempurnaan kebijakan tertulis dan pembinaan yang berkelanjutan. Kata Kunci: Interaksi Laki-Laki dan Perempuan, Nidzhamul Ijtima'i, Taqiyuddin An-Nabhani, Budaya Sekolah.