Dicky Anggriawan Nugroho
Informatika, Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Workshop Computational Thinking untuk Meningkatkan Pengetahuan Analisis Data Guru Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah Imam Prayogo Pujiono; Muhammad Rikzam Kamal; Dicky Anggriawan Nugroho; Rohmad Abidin; Abdul Majid; Nurul Husnah Mustika Sari; Arditya Prayogi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Terapan Vol 3 No 2 (2026): JUPITER Agustus 2026
Publisher : Informatika, Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jupiter.3.2.139

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi menuntut guru memanfaatkan data pembelajaran secara sistematis, namun sebagian besar guru yang tergabung dalam Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) SMP/MTs Kabupaten Pemalang belum mengenal computational thinking (CT) dan penerapannya dalam analisis data. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan guru mengenai CT serta penerapannya dalam analisis data pembelajaran. Workshop dilaksanakan pada 10 Agustus 2025 di SMP Negeri 2 Pemalang dan diikuti 80 guru TIK SMP/MTs dengan metode presentasi, praktikum menggunakan Microsoft Excel, dan diskusi. Evaluasi menggunakan kuesioner persepsi diri lima butir dengan pilihan jawaban “Bisa/Ya” dan “Tidak” yang diisi peserta sebelum dan sesudah kegiatan melalui aplikasi Kahoot, lalu dianalisis secara deskriptif dengan membandingkan persentase jawaban “Bisa/Ya”. Rata-rata jawaban positif atau “Bisa/Ya” meningkat dari 55,75% sebelum kegiatan menjadi 82,50% sesudah kegiatan, dengan kenaikan terjadi pada seluruh butir. Hasil tersebut menunjukkan bahwa workshop bermanfaat bagi guru untuk mengolah data pembelajaran secara lebih sistematis melalui kerangka CT. Kegiatan lanjutan disarankan menggunakan instrumen tes kinerja dan pendampingan berkelanjutan agar dampak workshop terhadap praktik pembelajaran dapat ditelusuri lebih akurat.