Kintan Annisa Anindita
Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Islam Bandung, Indonesia.

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Dampak Pola Asuh Ibu Bekerja dan Tidak Bekerja terhadap Perkembangan Kesadaran Kintan Annisa Anindita; Arif Hakim; Nurul Afrianti
Bandung Conference Series: Early Childhood Teacher Education 121-126
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsecte.v5i2.21071

Abstract

Abstract. This thesis, entitled “The Impact of Parenting Styles of Working and Non-Working Mothers on the Self-Awareness Development of 5–6 Year Old Children at Mutya Agni Kindergarten, Bandung Regency”, aims to describe children’s self-awareness development, analyze the role of parenting styles of working and non-working mothers, and compare the differences that arise. The study used a descriptive qualitative method with observations and interviews involving teachers and mothers of 5–6 year old children. The findings revealed that children showed good self-awareness development, including the ability to recognize emotions, demonstrate self-confidence, and follow social rules. Working mothers tended to foster independence, while non-working mothers provided greater emotional closeness. The study concludes that the quality of parenting plays a more significant role in children’s self-awareness development than mothers’ employment status. Abstrak. Skripsi ini berjudul “Dampak Pola Asuh Ibu Bekerja dan Tidak Bekerja terhadap Perkembangan Kesadaran Diri Anak Usia 5–6 Tahun di TK Mutya Agni Kabupaten Bandung”. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan perkembangan kesadaran diri anak, menganalisis peran pola asuh ibu bekerja dan tidak bekerja, serta membandingkan perbedaan yang muncul. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik observasi dan wawancara terhadap guru dan ibu anak usia 5–6 tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak-anak memiliki perkembangan kesadaran diri yang baik, meliputi kemampuan mengenali emosi, percaya diri, dan memahami aturan sosial. Ibu bekerja cenderung menumbuhkan kemandirian, sedangkan ibu tidak bekerja memberikan kedekatan emosional yang lebih intens. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kualitas pola asuh lebih berpengaruh terhadap kesadaran diri anak dibandingkan status pekerjaan ibu.