Jasmyne Jelita Arum
Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Evaluasi Kinerja Operasional Dan Kelayakan Tarif Kereta Api Commuter Line Rute Surabaya – Kertosono Berdasarkan Ability To Pay (ATP) Dan Willingness To Pay (WTP) Jasmyne Jelita Arum; Nugroho Utomo; Fithri Estikhamah
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 3 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i3.1259

Abstract

Kereta Api Commuter Line merupakan moda transportasi massal yang berperan penting dalam mendukung mobilitas masyarakat pada rute Surabaya–Kertosono. Meningkatnya kebutuhan layanan menuntut kinerja operasional yang optimal serta penetapan tarif yang sesuai dengan kemampuan dan kemauan membayar penumpang. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kinerja operasional Kereta Api Commuter Line rute Surabaya–Kertosono berdasarkan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 63 Tahun 2019 serta menganalisis kelayakan tarif berdasarkan Ability To Pay (ATP) dan Willingness To Pay (WTP). Penelitian menggunakan metode survei lapangan, observasi operasional, dan penyebaran kuesioner kepada penumpang. Data primer meliputi jumlah penumpang, karakteristik sosial ekonomi, persepsi pelayanan, serta kemampuan dan kemauan membayar, sedangkan data sekunder diperoleh dari instansi terkait. Analisis dilakukan terhadap indikator load factor, ketepatan waktu, waktu tempuh, kapasitas angkut, serta ATP dan WTP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja operasional Kereta Api Commuter Line rute Surabaya–Kertosono telah memenuhi kategori sesuai standar pelayanan, sedangkan analisis ATP dan WTP menunjukkan tingkat kesesuaian tarif eksisting dengan kondisi ekonomi dan persepsi manfaat yang dirasakan penumpang. Temuan ini diharapkan menjadi bahan evaluasi bagi pemangku kepentingan dalam meningkatkan kualitas pelayanan dan menetapkan tarif yang berkelanjutan.