Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Strategi Manajemen Berbasis Sekolah Dalam Meningkatkan Mutu Pembelajaran Dan Eksistensi Sekolah Dasar Kitaman Hutapea; Merliana Putri Manafe; Hesty Ummi Wulandari
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 3 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i3.1341

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) dalam meningkatkan mutu pembelajaran dan mempertahankan eksistensi sekolah di SD Negeri Makamhaji 04 dan SD Muhammadiyah PK Kota Barat Surakarta. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus multisitus, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap kepala sekolah, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data meliputi kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan model Miles, Huberman, dan Saldaña dengan pengujian keabsahan data melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi MBS bersifat kontekstual. SDN Makamhaji 04 menerapkan strategi revitalisasi melalui supervisi ketat, pembiasaan literasi-religius, serta komunikasi aktif untuk memulihkan jumlah siswa dan kepercayaan publik. Sebaliknya, SD Muhammadiyah PK menggunakan strategi diferensiasi melalui kolaborasi klaster guru, integrasi kurikulum syariah, program internasional (ICD), dan pengembangan potensi peserta didik via 30 ekstrakurikuler. Secara sintesis, efektivitas MBS ditentukan oleh kepemimpinan kontekstual yang mengintegrasikan mutu pembelajaran internal, diferensiasi identitas sekolah, dan efektivitas kemitraan masyarakat. Studi ini menyimpulkan bahwa MBS berfungsi sebagai mekanisme adaptasi dinamis dalam membangun keunggulan dan kepercayaan publik (parental school choice) demi keberlanjutan eksistensi sekolah.
Digital equity in mathematics education: Technology use in academic and vocational tracks Hesty Ummi Wulandari; Farida Nurhasanah; Dhidhi Pambudi
International Journal on Education Insight Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/ijei.v7i2.15478

Abstract

Digital equity in mathematics education is shaped not only by the availability of devices but also by the quality and purposes of technology use in learning. This study maps how technology is used in mathematics learning across academic and vocational tracks and examines its implications for digital equity. A systematic literature review was conducted following PRISMA 2020 guidelines using the Scopus database, covering publications from 2015 to 2025. A total of 44 selected articles were analyzed through descriptive mapping and thematic analysis to identify technology categories and patterns of use in both tracks. The findings show a clear divide: in the academic track, technology is more often used as cognitive tools to support visualization, conceptual exploration, and higherorder learning. In contrast, in the vocational track, technology is more commonly used for communication, learning management, and strengthening basic skills or remediation. In addition, the evidence base is concentrated in developed countries, while studies focusing on vocational tracks and developingcountry contexts, including Indonesia, remain limited. These results highlight a gap that may reduce vocational students’ learning opportunities. Future research should expand evidence from vocational settings and developing countries, while policy should strengthen pedagogical support so that technology use in vocational education also promotes conceptual understanding and mathematical reasoning.