M. Rasyid Ridha
Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGENALAN TEKS BAHASA ARAB HPT BAB AKIDAH DAN IBADAH BAGI MASYARAKAT PCM KARANGMONCOL PURBALINGGA Muhammad Asdi Nurkholis; M. Rasyid Ridha; Khoirin Nikmah; Banna Irfan Ibadillah; Huda Auliya Asalam
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 8 (2026): MARTABE : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v9i8.3152-3158

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk melakukan internalisasi dan sosialisasi Himpunan Putusan Tarjih (HPT) sebagai produk pemikiran formal Persyarikatan Muhammadiyah, khususnya pada aspek Akidah dan Ibadah menggunakan teks asli berbahasa Arab. Langkah ini strategis untuk memperkuat pemahaman ideologis warga Muhammadiyah Karangmoncol agar tidak terjebak dalam pola pemahaman "terjemahan-sentris" dan mampu memahami Manhaj Tarjih secara lebih mendalam melalui sumber aslinya. Metode pelaksanaan yang diterapkan adalah pemaparan materi yang didukung oleh instrumen evaluasi digital mencakup daftar hadir daring, pretest, serta posttest. Kegiatan telah dilaksanakan pada 21 Desember 2025 di PRM Tunjungmuli, PCM Karangmoncol, Purbalingga. Hasil kegiatan menunjukkan capaian jangkauan yang signifikan; meskipun kehadiran fisik tercatat sebanyak 50 orang, total penerima manfaat mencapai 250 orang melalui jejaring multiplier organisasi. Data evaluasi menunjukkan partisipasi pretest sebanyak 16 responden, yang menurun menjadi 7 responden pada posttest, serta 9 responden pada kuesioner umum. Penurunan kuantitas pengisi instrumen evaluasi digital menjadi catatan evaluatif, namun secara kualitatif, kegiatan dinilai sukses dalam menjalankan "formalitas bermuhammadiyah" dan mentransfer substansi keagamaan yang otoritatif. Kesimpulannya, sosialisasi ini berhasil memberikan akses literasi rujukan keagamaan yang lebih otentik bagi warga di wilayah Karangmoncol, memperkuat fondasi keagamaan sesuai dengan semangat tajdid Muhammadiyah