Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepuasan kerja dan komitmen organisasi terhadap kinerja karyawan pada PT Great Giant Pineapple Lampung Tengah dengan motivasi kerja sebagai variabel mediasi. Penelitian ini berangkat dari research gap berupa ketidakkonsistenan temuan mengenai pengaruh langsung kepuasan kerja dan komitmen organisasi terhadap kinerja karyawan serta belum optimalnya penjelasan mengenai mekanisme yang menerjemahkan kedua faktor tersebut menjadi kinerja. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatori dengan analisis Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) menggunakan SmartPLS 4. Data diperoleh dari 100 karyawan yang dipilih melalui simple random sampling dari populasi sebanyak 10.000 karyawan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepuasan kerja tidak berpengaruh signifikan secara langsung terhadap kinerja karyawan (β = 0,148; t = 0,867; p = 0,386), demikian pula komitmen organisasi tidak berpengaruh signifikan secara langsung (β = 0,277; t = 1,763; p = 0,078). Namun, kepuasan kerja dan komitmen organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi kerja masing-masing sebesar 0,355 dan 0,599. Motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan (β = 0,530; t = 3,716; p < 0,001). Selain itu, motivasi kerja secara signifikan memediasi pengaruh kepuasan kerja (β = 0,188; t = 2,506; p = 0,012) dan komitmen organisasi (β = 0,318; t = 3,305; p = 0,001) terhadap kinerja karyawan. Kebaruan penelitian ini terletak pada temuan bahwa kepuasan kerja dan komitmen organisasi lebih berkontribusi terhadap kinerja melalui motivasi kerja dibandingkan melalui pengaruh langsung dalam konteks industri pengolahan nanas. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan kinerja memerlukan strategi organisasi yang mampu menerjemahkan sikap positif karyawan menjadi motivasi kerja yang konkret.