Maulidah M. Fuadah
Universitas Muhammadiyah Ahmad Dahlan Cirebon

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PEMANFAATAN LIMBAH MINYAK JELANTAH MENJADI LILIN AROMATERAPI PADA KADER PKK DI DESA BABAKANGEBANG YELLOW GLOW CANDLE (CAHAYA KUNING LINGKUNGAN) Gilang Ramadhan; Indriyani Indriyani; Maulidah M. Fuadah; Fika Nurul Hidayah; Erni Ratna Suminar
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 4 (2026): Inpress Vol. 7 No. 4 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i4.60136

Abstract

Minyak jelantah merupakan limbah rumah tangga yang apabila dibuang sembarangan dapat mencemari lingkungan, menyumbat saluran air, serta menurunkan kualitas tanah dan air. Upaya pemanfaatan kembali minyak jelantah menjadi produk bernilai guna merupakan solusi yang ramah lingkungan sekaligus berpotensi meningkatkan ekonomi keluarga. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader PKK Desa Babakangebang dalam mengolah minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan pelatihan partisipatif melalui penyuluhan, demonstrasi, dan praktik langsung pembuatan lilin aromaterapi dengan bahan minyak jelantah yang dimurnikan, parafin, minyak esensial, serta pewarna. Evaluasi pengetahuan dilakukan dengan pre-test dan post-test terhadap 21 peserta. Hasil menunjukkan adanya peningkatan skor rata-rata dari 6,4 menjadi 8,5 dengan selisih rata-rata +2,1 poin. Seluruh kader berhasil mempraktikkan pembuatan lilin aromaterapi secara mandiri dan memberikan respon positif terhadap kegiatan. Temuan ini menunjukkan bahwa pelatihan berbasis praktik efektif dalam meningkatkan literasi lingkungan sekaligus membekali masyarakat dengan keterampilan wirausaha berbasis ekonomi kreatif. Dengan demikian, program ini tidak hanya berkontribusi pada pengelolaan limbah rumah tangga, tetapi juga mendukung terwujudnya desa ramah lingkungan dan berdaya secara ekonomi.