Minyak jelantah merupakan limbah rumah tangga yang apabila dibuang sembarangan dapat mencemari lingkungan, menyumbat saluran air, serta menurunkan kualitas tanah dan air. Upaya pemanfaatan kembali minyak jelantah menjadi produk bernilai guna merupakan solusi yang ramah lingkungan sekaligus berpotensi meningkatkan ekonomi keluarga. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader PKK Desa Babakangebang dalam mengolah minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan pelatihan partisipatif melalui penyuluhan, demonstrasi, dan praktik langsung pembuatan lilin aromaterapi dengan bahan minyak jelantah yang dimurnikan, parafin, minyak esensial, serta pewarna. Evaluasi pengetahuan dilakukan dengan pre-test dan post-test terhadap 21 peserta. Hasil menunjukkan adanya peningkatan skor rata-rata dari 6,4 menjadi 8,5 dengan selisih rata-rata +2,1 poin. Seluruh kader berhasil mempraktikkan pembuatan lilin aromaterapi secara mandiri dan memberikan respon positif terhadap kegiatan. Temuan ini menunjukkan bahwa pelatihan berbasis praktik efektif dalam meningkatkan literasi lingkungan sekaligus membekali masyarakat dengan keterampilan wirausaha berbasis ekonomi kreatif. Dengan demikian, program ini tidak hanya berkontribusi pada pengelolaan limbah rumah tangga, tetapi juga mendukung terwujudnya desa ramah lingkungan dan berdaya secara ekonomi.
Copyrights © 2026