Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PELATIHAN PEMBUATAN MINUMAN KOMBUCHA SEBAGAI PENERAPAN MATERI BIOTEKNOLOGI PADA SISWA SMP SATU ATAP KANDA KABUPATEN JAYAPURA Apriani Herni Rophi; Retno Hadi Sutjipto; Gracea Pagoga; Mivtha Citraningrum; Yaneta Tabita Aiboi; Edoward Krisson Raunsay
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 4 (2026): Inpress Vol. 7 No. 4 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i4.62872

Abstract

Perkembangan di berbagai aspek kehidupan terutama bidang pendidikan, merupakan upaya untuk menjembatani masa sekarang dan masa yang akan datang yang cenderung mengejar efisiensi dan efektivitas. kecakapan hidup (life skill) berkaitan erat dengan materi bioteknologi yang memiliki tujuan untuk membekali siswa di ranah empat kompetensi inti yaitu kompetensi spiritual, kompetensi sosial, kompetensi pengetahuan dan kompetensi  keterampilan. Implikasi bioteknologi dalam kehidupan dapat menerapkan pembuatan produk-produk bioteknologi, salah satunya adalah melakukan praktikum pembuatan teh kombucha. Teh kombucha merupakan salah satu minuman tradisional yang sangat menarik karena, teh ini merupakan hasil fermentasi yang dilakukan oleh kultur simbiotik. Pelatihan pembuatan teh kombucha memberikan kesempatan kepada siswa untuk tidak hanya memiliki upengetahuan tetapi juga aspek life skill lainnya dan pengalaman membuat produk bioteknologi konvensional dengan terlibat langsung dalam proses pembelajaran di laboratorium. Sasaran kegiatan pengabdian yaitu siswa satu atap Kanda sebanyak 43 orang. Metode yang digunakan berupa ceramah, praktik dan diskusi. Diharapkan melalui kegiatan pengabdian siswa mendapatkan pengetahuan dan keterampilan serta dapat menarik minat siswa dalam berwirausahaan. Kegiatan pelatihan dapat diselengarakan dengan baik dan lancar sesuai dengan rencana kegiatan yang telah dibuat. Kegiatan ini disambut baik oleh siswa dengan jumlah peserta yang hadir mencapai target 100%. Materi dapat disampaikan secara keseluruhan  serta pada akhir kegiatan, siswa memiliki wawasan baru terkait salah satu contoh bioteknologi konvensional serta aplikasi produk kewirausahaan yang memiliki nilai jual yang bersaing.