Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Digitalisasi pembelajaran IPA di sekolah 3T melalui pemanfaatan google workspace for education Hanida Listiani; Suriyah Satar; Nurbaya Nurbaya; Etta Gombo; Febiola Astri Biang; Gracea Pagoga; Darmiati Piabang; Samoel Pigome; Cartika Candra Ledoh
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 5 (2025): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i5.34047

Abstract

Abstrak Pendidikan di abad 21 membutuhkan inovasi dalam proses pembelajaran, salah satunya melalui pemanfaatan teknologi. Pemanfaatan teknologi digital dalam pendidikan kini memiliki peran yang krusial, namun muncul kekhawatiran global terkait rendahnya tingkat literasi digital di kalangan guru. Oleh karena itu kegiatan pengabdian pemanfaatan google workspace for education ini dilakukan bertujuan untuk meningkatkan literasi digital guru IPA di Daerah 3T terutama Kabupaten Keerom. Program ini diharapkan mampu menjembatani kesenjangan digital dalam pendidikan. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan pada bulan Juni 2025. Peserta yang terlibat dalam kegiatan pengabdian ini adalah guru-guru yang tergabung dalam MGMP guru IPA Kabupaten Keerom yang berjumlah 22 guru. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah metode Participatory Learning and Action. Pengabdian ini menghasilkan capaian yang menggambarkan peningkatan kompetensi guru secara signifikan, serta terbentuknya praktik pembelajaran IPA yang lebih interaktif dan digital. Hal ini dibuktikan dengan terjadi peningkatan pengetahuan sebesar 34,7 skor dari hasil pretest dan posttest. Sebanyak 80% peserta mampu menyiapkan google meet, 75% peserta mampu mengelola google classroom dan 79% peserta mampu membuat kuis di google form. Pencapaian ini menunjukan bahwa meskipun mayoritas guru berasal dari wilayah 3T dengan keterbatasan fasilitas, mereka tetap memiliki motivasi tinggi untuk belajar dan beradaptasi terhadap teknologi. Kata kunci: digitalisasi; google workspace for education; literasi digital; pembelajaran IPA. Abstract Education in the 21st century requires innovation in the learning process, one of which is through the use of technology. The adoption of digital technology in education is very important, but there are global concerns about the level of digital literacy of teachers. Therefore, this community service activity utilizing google workspace for education was carried out with the aim of improving the digital literacy of science teachers in the 3T Region, especially Keerom Regency. This program is expected to be able to bridge the digital divide in education. This community service activity was carried out in June 2025. Participants involved in this community service activity were teachers who were members of the MGMP Science Teachers of Keerom Regency, totaling 22 teachers. The method used in this community service was the Participatory Learning and Action method. This community service resulted in achievements that illustrate a significant increase in teacher competency, as well as the formation of more interactive and digital science learning practices. This is evidenced by an increase in knowledge of 34.7 scores from the pretest and posttest results. 80% of participants were able to set up google meet, 75% of participants were able to manage google classroom and 79% of participants were able to create quizzes in google forms. This achievement shows that even though the majority of teachers come from 3T areas with limited facilities, they still have high motivation to learn and adapt to technology. Keywords: digitalization; google workspace for education; digital literacy; science learning.
PELATIHAN PEMBUATAN MINUMAN KOMBUCHA SEBAGAI PENERAPAN MATERI BIOTEKNOLOGI PADA SISWA SMP SATU ATAP KANDA KABUPATEN JAYAPURA Apriani Herni Rophi; Retno Hadi Sutjipto; Gracea Pagoga; Mivtha Citraningrum; Yaneta Tabita Aiboi; Edoward Krisson Raunsay
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 4 (2026): Vol. 7 No. 4 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i4.62872

Abstract

Perkembangan di berbagai aspek kehidupan terutama bidang pendidikan, merupakan upaya untuk menjembatani masa sekarang dan masa yang akan datang yang cenderung mengejar efisiensi dan efektivitas. kecakapan hidup (life skill) berkaitan erat dengan materi bioteknologi yang memiliki tujuan untuk membekali siswa di ranah empat kompetensi inti yaitu kompetensi spiritual, kompetensi sosial, kompetensi pengetahuan dan kompetensi  keterampilan. Implikasi bioteknologi dalam kehidupan dapat menerapkan pembuatan produk-produk bioteknologi, salah satunya adalah melakukan praktikum pembuatan teh kombucha. Teh kombucha merupakan salah satu minuman tradisional yang sangat menarik karena, teh ini merupakan hasil fermentasi yang dilakukan oleh kultur simbiotik. Pelatihan pembuatan teh kombucha memberikan kesempatan kepada siswa untuk tidak hanya memiliki upengetahuan tetapi juga aspek life skill lainnya dan pengalaman membuat produk bioteknologi konvensional dengan terlibat langsung dalam proses pembelajaran di laboratorium. Sasaran kegiatan pengabdian yaitu siswa satu atap Kanda sebanyak 43 orang. Metode yang digunakan berupa ceramah, praktik dan diskusi. Diharapkan melalui kegiatan pengabdian siswa mendapatkan pengetahuan dan keterampilan serta dapat menarik minat siswa dalam berwirausahaan. Kegiatan pelatihan dapat diselengarakan dengan baik dan lancar sesuai dengan rencana kegiatan yang telah dibuat. Kegiatan ini disambut baik oleh siswa dengan jumlah peserta yang hadir mencapai target 100%. Materi dapat disampaikan secara keseluruhan  serta pada akhir kegiatan, siswa memiliki wawasan baru terkait salah satu contoh bioteknologi konvensional serta aplikasi produk kewirausahaan yang memiliki nilai jual yang bersaing.