Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Loan to Deposit Ratio (LDR), Non Performing Loan (NPL), dan Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) terhadap harga saham Bank BUMN yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2021–2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi data panel. Data yang digunakan merupakan data sekunder berupa data laporan keuangan dan harga saham triwulanan dari empat Bank BUMN, yaitu Bank Mandiri, Bank Rakyat Indonesia, Bank Negara Indonesia, dan Bank Tabungan Negara, dengan jumlah observasi sebanyak 80 data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial LDR tidak berpengaruh signifikan terhadap harga saham dengan nilai probabilitas sebesar 0,5730, NPL tidak berpengaruh signifikan dengan nilai probabilitas sebesar 0,7955, dan BOPO tidak berpengaruh signifikan dengan nilai probabilitas sebesar 0,4201. Secara simultan, LDR, NPL, dan BOPO juga tidak berpengaruh signifikan terhadap harga saham dengan nilai Prob(F-statistic) sebesar 0,557763. Nilai R-squared sebesar 0,026712 menunjukkan bahwa LDR, NPL, dan BOPO mampu menjelaskan variasi harga saham sebesar 2,67%, sedangkan 97,33% lainnya dijelaskan oleh faktor lain di luar model penelitian. Berdasarkan hasil Uji Chow dan Uji Lagrange Multiplier, model estimasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah Common Effect Model (CEM).
Copyrights © 2026