Nazhifah Shafiyah
Universitas Negeri Jakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengembangan Media Pembelajaran Flipbook Pembuatan Kue Bika Ambon pada Mata Kuliah Kue Tradisional Nazhifah Shafiyah; Cucu Cahyana; Salsa Belladinna Putri Utami
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 3 (2026): Agustus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v11i3.5232

Abstract

Perkembangan teknologi dalam bidang pendidikan mendorong pengembangan media pembelajaran digital yang dapat mendukung penyampaian materi secara lebih menarik dan terstruktur. Salah satu media yang dapat digunakan adalah flipbook digital yang mengintegrasikan materi, gambar, video dan evaluasi pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran flipbook pembuatan kue bika ambon pada mata kuliah Kue Tradisional serta mengetahui tingkat kelayakannya. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model 4D yang meliputi tahap define, design, develop, dan disseminate. Produk yang dihasilkan berupa flipbook berbasis Heyzine yang memuat materi pembelajaran, gambar, video, serta soal evaluasi yang terintegrasi dengan platform Wayground. Subjek penelitian terdiri atas ahli media, ahli bahasa, ahli materi, serta mahasiswa program studi Pendidikan Tata Boga Universitas Negeri Jakarta. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis secara deskriptif kuantitatif dalam bentuk persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media memperoleh nilai kelayakan dari ahli media sebesar 96%, ahli bahasa 95,4%, dan ahli materi 94,6%, yang seluruhnya termasuk kategori sangat layak. Hasil uji coba pengguna menunjukkan persentase sebesar 85,4% pada uji coba satu-satu, 95,6% pada uji coba kelompok kecil, dan 92,4% pada uji coba kelompok besar, yang seluruhnya berada pada kategori sangat layak. Selain itu, tanggapan mahasiswa pada tahap disseminate memperoleh persentase sebesar 92,5% dengan kategori sangat kuat. Berdasarkan hasil tersebut, media pembelajaran flipbook pembuatan kue bika ambon dinyatakan sangat layak digunakan sebagai media pembelajaran pada mata kuliah Kue Tradisional.
Pelatihan Peningkatan Pengetahuan Gizi pada Ibu yang Memiliki Anak Usia Dini melalui Pemanfaatan Majalah Gizi di Desa Singasari, Jawa Barat Salsa Belladinna Putri Utami; Nur Riska; Rusilanti Rusilanti; Nazhifah Shafiyah; Lutfhia Ramadhanti; Diffa Putri Arija; Dhea Yuwono Putri
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2026): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/ba-jpm.v6i3.5422

Abstract

Masalah gizi pada anak usia dini masih menjadi salah satu tantangan kesehatan masyarakat yang memerlukan perhatian, terutama melalui peningkatan pengetahuan ibu sebagai pengasuh utama anak. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan ibu mengenai gizi anak usia dini melalui pemanfaatan Majalah Gizi Anak Usia Dini sebagai media edukasi. Kegiatan dilaksanakan di Desa Singasari, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor, melalui tahapan sosialisasi, edukasi dan pelatihan, implementasi media, pendampingan, serta evaluasi. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test untuk mengukur perubahan pengetahuan serta angket kepuasan untuk mengetahui respons peserta terhadap kegiatan dan media yang digunakan. Hasil menunjukkan bahwa rata-rata skor pengetahuan peserta meningkat dari 9,15 pada pre-test menjadi 9,60 pada post-test. Selain itu, hasil angket kepuasan dari 20 peserta memperoleh skor 740 dari skor maksimum 800 atau sebesar 92,50% dengan kategori sangat positif. Hasil tersebut menunjukkan bahwa pemanfaatan Majalah Gizi Anak Usia Dini dapat menjadi media edukasi yang mudah diterima dan mendukung peningkatan pengetahuan ibu mengenai gizi anak usia dini. Media ini juga berpotensi digunakan secara mandiri sebagai sumber informasi gizi di lingkungan keluarga.