Masyarakat di wilayah Tanjung Pura seringkali dihadapkan pada tantangan psikososial, baik akibat dampak bencana alam maupun tekanan ekonomi yang berpotensi menimbulkan trauma psikologis berkepanjangan. Kondisi ini jika tidak ditangani dapat menurunkan tingkat resiliensi atau kemampuan individu untuk bangkit dari keterpurukan. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mengenai Kesehatan mental melalui psikoedukasi serta memulihkan kondisi psikologis Masyarakat melalui pendekatan trauma healing yang interaktif berbasis permainan (game-based intervention). Kegiatan ini menggunakan desain intervensi lapangan dengan subjek berjumlah 50 orang warga Tanjung Pura yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Metode pelaksanaan terdiri dari tiga tahap: (1) Psikoedukasi, pemberian materi mengenai manajemen stress dan regulasi emosi; (2) Trauma Healing, implementasi berbagai permainan terapeutik yang dirancang untuk membangun kerja sama, kepercayaan diri, dan katarsis emosi; dan (3) Evaluasi, pengukuran tingkat resilienasi sebelum (pre-test) dan sesudah (post-test) kegiatan menggunakan skala resiliensi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada skor resiliensi peserta setelah mengikuti rangkaian intervensi. Pendekatan berbasis permainan terbukti efektof menciptakan suasana yang aman dan nyaman, sehingga peserta lebih terbuka dalam mengekspresikan emosi serta memperkuat dukungan social antarwarga. Integrasi antara psikoedukasi dan permainan dalam program trauma healing mampu menjadi strategi yang efektif untuk meningkatkan ketangguhan mental Masyarakat di Tanjung Pura. Program ini direkomendasikan untuk dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkkan tokoh Masyarakat setempat