Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

The Voice of Youth in Democracy: An Analysis of Generation Z's Engagement in the 2024 Regional Elections Asmawi, Muhammad; Devi, Lathifah Sandra
Jurnal Hukum Replik Vol 12, No 2 (2024): JURNAL HUKUM REPLIK
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/jhr.v12i2.13274

Abstract

This study aims to analyze the involvement of Generation Z in the organization of the 2024 Regional Elections in Serang Regency, focusing on their participation as members of the District Election Committee. Generation Z is known for its unique characteristics in political and democratic participation, marked by a strong desire to contribute to social change, particularly through electoral engagement. Data reveals that 45% of District Election Committee members in Serang Regency come from Generation Z, indicating their significant interest in the democratic process. Their involvement not only enhances transparency and accountability but also introduces fresh and dynamic perspectives that enrich local democracy. However, Generation Z faces various challenges, including a lack of comprehensive political education and limited understanding of election regulations. Despite these challenges, their high motivation, supported by broad access to information through social media and community backing, drives their active participation. Moreover, training provided by the government and election organizers improves their technical skills in fulfilling their roles. In conclusion, with proper support, Generation Z holds great potential to contribute to more transparent, accountable, and participatory elections in Indonesia.Generation Z, Civic Participation, and the 2024 Elections
PENGARUH PENDISTRIBUSIAN ZAKAT PRODUKTIF TERHADAP PENINGKATAN TARAF HIDUP MUSTAHIK DI BAZNAS KOTA BEKASI Asmawi, muhammad
Tahdzib Al-Akhlaq: Jurnal Pendidikan Islam Vol 1 No 2 (2018): Tahdzib Al-Akhlaq: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Islam As-Syafi'iyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34005/tahdzib.v1i2.449

Abstract

Zakat adalah sebuah kewajiban bagi ummat Islam. Zakat merupakan suatu ibadah sosial yang diperuntukan sebagai pemerata. Zakat juga merupakan salah satu alat yang dapat dipergunakan untuk menghilangkan kesenjangan pendapatan antara yang berkecukupan dengan yang masih merasa kekurangan. Seperti kita ketahui seharusnya zakat produktif dapat dipergunakan oleh mustahik dalam mengembangkan usahanya sehingga meningkatkan pendapatan dan meningkatkan taraf hidupnya, bahkan mengeluarkan dirinya dari mustahik menjadi seorang muzaki. Karena, dengan pola pendistribusian zakat produktif ini, BAZNAS akan lebih cermat dalam mengkaji persoalan kemiskinan yang bisa disebabkan karena kurangnya modal kerja, tidak adanya kesempatan kerja dan minimnya pendidikan sebagai konsep perencanaan dan pelaksanaan. Dengan pola pendistribusian zakat produktif ini diharapkan dapat membantu masyarakat dalam mengentaskan kemiskinan dengan cara meningkatkan taraf hidup para mustahiknya.. Adapun akad yang dipakai BAZNAS kota Bekasi adalah akad hibah yaitu pemberian secara cuma-cuma kepada mustahik.
Pencegahan Praktik Politik Uang di Masyarakat Desa Sangiang Kecamatan Pamarayan Marlina, Lina; Asmawi, Muhammad; Anwar Mahmud, Toni; Untari, Aryanti Dwi
Kurnia Mengabdi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2024): Kurnia Mengabdi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : CV. Kurnia Grup

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61476/022nra60

Abstract

The implementation of this community service activity is located in Sangiang Village, Beusi Pasir Village, RT. 009 RW 04 Pamarayan District, The service activity was carried out on Wednesday, August 31, 2023 at the Sangiang Village office, this activity was carried out with the involvement of the Sangiang Village community, Karang Taruna, and a team of 2023 KKM Students Group 20 and PPKn Lecturers at Banten Jaya University. This activity has the theme of Prevention of Money Political Practices in the Community of Sangiang Village, Pamarayan District, Prevention of Money Political Practices is expected to be able to become a forum for public awareness in efforts to Prevent Money Political Practices, The methods used in this service activity are Counseling and Socialization and Discussion. Counseling and Socialization began with the elaboration of legal rules regarding programs, objectives, sanctions, voter education and examples of problems that often occur in the community regarding the practice of money politics while the discussion began with brainstorming activities, lectures and questions and answers, and the final result is expected that the community can play an active role in preventing the practice of money politics in the community of Sangiang Village, Pamarayan District,  so that the upcoming democratic party in 2024 will be colored by a sense of mutual support and sportsmanship in its implementation and the community in the future will also realize the important role of public concern for this matter to be able to build a just and prosperous Indonesian country.
Adaptive Governance di Provinsi Banten Mahmud, Toni Anwar; Asmawi, Muhammad; Untari, Aryanti Dwi
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol. 13 No. 1 (2026): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Prodi PPKn FKIP Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/jurnalpkn.v13i1.58707

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi adaptive governance di Provinsi Banten dalam konteks desentralisasi yang asimetris dan ketimpangan kapasitas pembangunan antar wilayah. Perbedaan kapasitas fiskal antar kabupaten/kota berpotensi menimbulkan fragmentasi respons kebijakan dalam pembangunan daerah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus eksploratif. Data dikumpulkan melalui wawancara semi terstruktur dengan 12 informan kunci yang terdiri dari unsur pemerintah daerah, DPRD, akademisi, dan tokoh masyarakat, serta dilengkapi dengan observasi terbatas dan analisis dokumen kebijakan. Data dianalisis menggunakan analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adaptive governance di Provinsi Banten berkembang melalui tiga mekanisme utama, yaitu pembelajaran kelembagaan, kolaborasi lintas aktor, dan inovasi birokrasi berbasis digital. Pembelajaran kolektif melalui forum koordinasi kebijakan berperan dalam mengurangi fragmentasi respons kebijakan antar wilayah. Kolaborasi multi aktor memperkuat koordinasi lintas tingkat pemerintahan, sementara transformasi digital mendukung integrasi data pembangunan dan transparansi kebijakan. Penelitian ini menegaskan bahwa dalam sistem desentralisasi yang memiliki ketimpangan kapasitas antar wilayah, penguatan pembelajaran kolektif dan kolaborasi kebijakan menjadi faktor penting dalam membangun kapasitas adaptif pemerintahan daerah.