Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Membangun Imunitas Ideologis Generasi Z Melalui Internalisasi Nilai-Nilai Kebangsaan Di Ruang Digital Lathifah Sandra Devi; Muhammad Asmawi; Rizki Zakaria; Fahma Kelana
De Cive : Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 5 No. 5 (2025): Volume 5 Nomor 5 Tahun 2025
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/decive.v5i5.4258

Abstract

Penelitian ini bertujuan memahami bagaimana imunitas ideologis Generasi Z dibangun melalui internalisasi nilai-nilai kebangsaan di ruang digital. Di tengah arus informasi yang cepat dan kompleks, Generasi Z menghadapi tantangan seperti hoaks, polarisasi, dan krisis identitas kebangsaan. Dalam penelitian ini, imunitas ideologis didefinisikan secara operasional sebagai kemampuan individu untuk menyaring, menilai, dan merespons informasi digital secara kritis berdasarkan nilai-nilai kebangsaan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif-analitis. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi media sosial terhadap partisipan yang dipilih secara purposive, yaitu mahasiswa berusia 17–25 tahun yang aktif di ruang digital. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman serta analisis tematik Braun dan Clarke, dengan validitas melalui triangulasi dan member checking. Hasil penelitian menunjukkan bahwa internalisasi nilai kebangsaan berlangsung secara dinamis melalui negosiasi makna. Temuan kebaruan menunjukkan bahwa imunitas ideologis menguat melalui praktik refleksi kritis-partisipatif di media sosial, bukan sekadar pemahaman normatif. Hal ini menegaskan pentingnya pendekatan pendidikan kewarganegaraan yang adaptif, kontekstual, dan berbasis pengalaman digital Generasi Z.
Political Education And Digital Literacy: Strategies To Counter Disinformation In Public Space Lathifah Sandra Devi; Muhammad Asmawi; Rizqi Nur Khabibah
Jambura Journal Civic Education Vol 6, No 1 (2026): Vol.6 No.1 Mei 2026
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jacedu.v6i1.38158

Abstract

The development of the digital public sphere has intensified the spread of political disinformation, affecting the quality of democracy and the public’s informational resilience. The primary objective of this study is to formulate a political education strategy integrated with digital literacy to address disinformation in the public sphere. This research employs a descriptive qualitative approach with a case study design, utilizing in-depth interviews, participatory observation, and document analysis. Data were analyzed interactively through data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings indicate that integrative-curricular, participatory-dialogic, and collaborative-digital strategies are effective in enhancing students’ ability to verify information, think critically, and develop ethical awareness as digital citizens. The integration of political education and digital literacy has proven capable of fostering digital civic immunity that is adaptive to the dynamics of digital democracy and the challenges of disinformation. Therefore, digital literacy-based political education emerges as a relevant pedagogical strategy for strengthening the quality of the democratic public sphere in the digital era.