Masalah utama yang dikaji dalam penelitian ini adalah: (1) bagaimana penerapan model Group Investigation dalam pembelajaran menulis cerita pendek pada siswa Kelas VIII A SMP Negeri 4 Kotamobagu, dan (2) bagaimana tingkat kemampuan siswa Kelas VIII A SMP Negeri 4 Kotamobagu dalam menulis cerita pendek. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan proses penerapan model Group Investigation dalam pembelajaran menulis cerita pendek pada siswa Kelas VIII A SMP Negeri 4 Kotamobagu, dan (2) mendeskripsikan tingkat kemampuan siswa Kelas VIII A SMP Negeri 4 Kotamobagu dalam menulis cerita pendek. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat dan memperkaya pengetahuan, khususnya mengenai penerapan model Group Investigation dalam kegiatan menulis cerita pendek. Hasil penelitian juga dapat digunakan sebagai bahan evaluasi terhadap penerapan model Group Investigation dan kemampuan menulis siswa selama proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, dengan data yang selanjutnya dikuantifikasi menggunakan analisis statistik sederhana berupa perhitungan rata-rata persentase. Data dikumpulkan melalui kegiatan penugasan yang dikerjakan siswa secara berkelompok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Group Investigation memperoleh skor evaluasi rata-rata sebesar 81% yang termasuk dalam kategori baik (80%–100%). Sementara itu, kemampuan menulis cerita pendek siswa memperoleh skor rata-rata sebesar 83% yang termasuk dalam kategori mampu (75%–84%). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Group Investigation efektif dan tepat diterapkan dalam pembelajaran menulis cerita pendek, sedangkan kemampuan menulis cerita pendek siswa Kelas VIII A SMP Negeri 4 Kotamobagu berada dalam kategori mampu.