Dewi Permatasari
Universitas Khairun

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Dana Bagi Hasil Sumber Daya Alam dan Dana Bagi Hasil Pajak terhadap Tingkat Kemiskinan Melalui Pertumbuhan Ekonomi Di Kabupaten Halmahera Selatan Fitriah Fitriah; Amran Husen; Nahu Daud; Dewi Permatasari
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 5 No. 6: September 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v5i6.20054

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Dana Bagi Hasil Sumber Daya Alam (DBH SDA) dan Dana Bagi Hasil Pajak terhadap tingkat kemiskinan melalui pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Halmahera Selatan periode 2010–2025. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK). Teknik analisis yang digunakan adalah analisis jalur (path analysis) dengan bantuan program IBM SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa DBH SDA dan DBH Pajak tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. DBH SDA berpengaruh negatif dan signifikan terhadap tingkat kemiskinan, sedangkan DBH Pajak berpengaruh positif dan signifikan terhadap tingkat kemiskinan. Pertumbuhan ekonomi berpengaruh negatif dan signifikan terhadap tingkat kemiskinan. Selain itu, pertumbuhan ekonomi tidak mampu memediasi pengaruh DBH SDA maupun DBH Pajak terhadap tingkat kemiskinan karena kedua variabel tersebut tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Temuan ini mengindikasikan bahwa efektivitas Dana Bagi Hasil dalam menurunkan kemiskinan lebih ditentukan oleh kualitas pengelolaan dan alokasi anggaran daripada besarnya dana yang diterima pemerintah daerah.
Analisis Kausalitas Pertumbuhan Ekonomi dengan Kemiskinan, Pengangguran, dan Indeks Pembangunan Manusia di Halmahera Selatan Mahwia Mahwia; Amran Husen; Dewi Permatasari
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 5 No. 6: September 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v5i6.19912

Abstract

Economic growth in resource-rich regions does not always translate directly into lower poverty, wider employment, and improved human development. This study examines the predictive causal relationship between economic growth and poverty, unemployment, and the Human Development Index in South Halmahera Regency. A quantitative time-series design was applied to secondary annual data for 2006-2024, converted into 76 quarterly observations through interpolation. The analysis used three bivariate Vector Autoregression models in first differences. The procedure included the Augmented Dickey-Fuller test, optimal-lag selection, model-stability testing, the Johansen cointegration test, and the Granger causality test. All variables were integrated of order one, and the three VAR systems satisfied the stability condition. The selected lags were seven quarters for economic growth-poverty, six quarters for economic growth-unemployment, and four quarters for economic growth-human development. Granger tests identified one-way causality from economic growth to poverty, unemployment, and human development, with probabilities of 0.0385, 0.0021, and 0.0483, respectively. Reverse causality was not supported. The Johansen results were interpreted as evidence of long-run equilibrium relationships in all three pairs. These findings place economic growth as a leading variable, but its social impact depends on sectoral labor absorption, distribution, human-capital investment, and access to services across an archipelagic territory. Regional policy should therefore prioritize inclusive agromaritime growth, local workforce development, targeted social protection, and equitable education and health services.